Tampilkan postingan dengan label OPINI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OPINI. Tampilkan semua postingan
fnc muslimah
              Indonesia negara yang penuh dengan nepotisme, instansi kecil maupun besar, lembaga tertinggi negara pun membudayakan nepotisme untuk karir mereka, dan aku apa pendapatku tentang semua ini? ini hanyalah nukilan kecil dari pemikiranku sendiri, tentang nepotisme yang sudah menjadi penyakit dan menjamur disemua lembaga, bagaimana dengan nasib para pencari kerja yang mengaku ingin bekerja berdasarkan pada kemampuan diri sendiri dan usaha sendiri,aku berbicara mengenai ini berdasarkan kenyataan yang dialami teman-temanku, saudaraku dan orang-orang yang kukenal. ya.. pendapat mereka secara tidak langsung diluluhkan oleh orang-orang yang menganut sistem nepotisme dan sangat mendarah daging disemua kalangan. awalnya mereka memang berusaha sampai jungkir balik mencari  pekerjaan sendiri tapi sebuah kata menimpa dan menindi mereka, kata itu bernama "menyerah" yah.. menyerah dengan usaha yang tak ada hasilnya, akhirnya mereka mengambil jalan pintas yakni jalur nepotisme, meminta bantuan orang dalam untuk memberi mereka pekerjaan, dan ternyata nepotisme memang memenangkan pertandingan, dengan mudahnya mereka mendapatkan pekerjaan yang semula sangat sulit. hhhh... itu tentang mereka bagaimana denganku? aku akui sekarang aku berada pada sebuah lembaga pendidikan berkat bantuan kerabat yang ku kenal, jadi aku pun menggunakan nepotisme. mungkin sangat miris yah, inginnya sih murni, tapi bagaimana mau murni lah lembaganya saja mau menerima pekerja berdasarkan info dari orang yang dipercaya. hhhh.... sungguh sangat terlalu bukan? sebenarnya aku ingin memperoleh pekerjaan dengan usaha sendiri, tanpa info dan rujukan dari orang lain, tapi nyatanya sebanyak apapun aku melamar mereka hanya menerima orang yang direkomendasikan, hupfft.. aku tidak menampik bahwa kini aku menjadi bagian dari nepotisme, dan ikut andil di dalamnya. nepotisme telah membiusku dan menyeretku kedalamnya dengan sigap. so apa aku harus benci atau berterimakasih pada budaya indonesia bernama NEPOTISME. @_@
fnc muslimah

Langit tampak muram menjelajahi petang yang tinggal sejengkal

keramaian kota jakarta pun tak ubahnya bagai pasar

gedung-gedung tinggi pun terlihat bagai bintang yang menerangi pekat malam

aku pun serasa bagai titik kecil diantaranya

bersama para penumpang yang menunggu bus jurusannya

hampir 15 menit berlalu,namun belum kudapati pula bus itu

hingga seorang ibu separuh baya bertanya kepadaku"Agra mas nunggunya disini kan Neng?"

"Iya Bu,Saya juga sedang menunggu.." jawabku...

Ibu itu terlihat sendiri, tanpa seorangpun bersamanya, aku pikir ia terlalu tua untuk menapaki kota pada malam hari seorang diri.

kemana keluarganya? kemana anaknya? tidakkah mereka seharusnya menjaga seseorang yang telah rapuh ini? tidakkah mereka seharusnya tidak membiarkannya pergi sendiri? dengan tubuh yang telah tua renta, mata yang sudah buram pengelihatannya, tidakkah mereka berpikir bahwa tanpa ibu ini mereka tak akan pernah ada?

Terlalu lama aku bergelut dalam fikiranku, hingga tak menyadari bus yang ku tunggu ada didepanku.

bus dengan kapasitas 60 orang itu telah penuh, hingga aku harus berdiri, Ibu tua itupun berdiri tak jauh dariku.

kasihan Ibu itu tak dapat tempat duduk, tidak adakah yang bersedia memberikan kursi mereka???
kuamati lekat-lekat seluruh penumpang, kebanyakan dari mereka adalah pemuda, kelihatannya karyawan dan mahasiswa yang pulang dari aktivitasnya, mereka masih sehat dan kurasa tulisan di Bus yang berkata"DAHULUKAN WANITA, ORANG TUA, DAN IBU HAMIL" kurang cukup besar dibaca oleh mereka ,atau lebih baik tulisan tersebut bisa berbicara saja seperti di film Harry Potter,....ah....mana mungkin???. tapi tidakkah mereka melihat Ibu tua itu?, aku sungguh kasihan padanya ia terlihat lelah sekali, tak tersiratkah dipikiran mereka untuk menolong? bukan untukku melainkan untuk ibu tua itu, apa mereka tidak berfikir jika itu adalah Ibu atau Nenek mereka sendiri??

Oh ...Indonesiaku....dimana rasa kasih dan sayangmu??

dimana rasa solidaritas itu??

Tiba-tiba Ibu itu duduk , aku sungguh tak percaya ia duduk dilantai bus, dengan tenangnya ia berkata"Maaf ya..saya capek"

Ya...Rabbi...mereka semua hanya melihat tanpa tergerak hatinya....

tidak ada yang mau bangun untuk memberi kursi, mereka hanya melihat dan diam, sungguh keterlaluan....

Rupanya inilah Indonesiaku...

Inilah wajah Indonesia...

Inikah wajah pemuda Indonesia sebenarnya???

mereka telah terpedaya oleh keegoisan dan keindahan pesona dunia...ASTAGHFIRULLAH...

Hal ini adalah kenyataan dari lirik Indonesia Unite

"ADA SATU YANG HILANG DARI NEGRIKU..."

"TAK SEPERTI DAHULU SALING BERSATU..."

"ADA YANG TLAH BERUBAH DARI BANGSAKU.."

"HILANGNYA KASIH SAYANG ITU...MENYAKITKANKU..."



fnc muslimah
jakarta... oh jakarta... adakah adab disana?

saksikanlah kawan dengan mata hatimu, dengan sebuah kegetaran dalam jantung akan jakarta yang tak bisa bernafas lagi, ku katakan aku muak dengan jakarta, penduduknya, keruwetannya tak adakah tempat yang tenang seperti dulu??? aku tersesat dalam lautan manusia dijakarta ini, aku menjadi bagian dari mereka, bagian kecil yang mungkin tak berarti tapi bila banyak dari kalian yang berpikir seperti ku mungkin akan sangat berarti. mengapa ku katakan demikian? taruh saja satu contoh seperti garis-garis hitam putih dijalan yang kita kenal dengan zebra cross yang berarti tempat untuk menyebrang, y.. menyebrang jalan. bukankah sudah dari dulu digunakan? peraturannya dan fungsinya pun masih sama, tapi mengapa para pengendara mobil plat hitam dan kendaraan bermotor itu tak mengindahkannya, bukankah jelas bahwa dimana ada zebra cross tentunya laju kedaraan pun harus dikurangi atau bahkan berhenti. tapi ini tidak? mereka tetap berjalan bila penyebrang tidak memberikan tangan untuk berhenti. sungguh tidak beradab bukan? mana kesadaran pengendara itu? ah aku memang tidak beruntung berada dalam kota yang penduduknya tidak memiliki toleransi lagi. bagaimana mengubahnya kawan? lihatlah dinegara lain seperti singapura, pengendara disana sangat menghargai penyebrang, seluruh kendaraan berhenti bila ada penyebrang tanpa perlu tangan melambai mereka sudah tahu, bagi mereka penyebrang jalan adalah raja. hmmm... ayolah kawan rubah sikap dan perilaku kita agar negeri ini dapat tertata dengan baik, atau paling tidak indonesiaku tetap negara yang penuh kasih dan menghormati orang lain.
Label: 0 komentar |