Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan
Unknown



Setiap jengkal aksara yang bermukim dibaris sajakku
Memuji imaji berbalut asa dalam hela nafas abjadku
Mengumpama langit-langit berdecak asmaMu
Bergumul memori merangkul kata menyusun kalimat - kalimat lembut
Untukmu...
Puisiku...
.
Kau...adalah bagian dari sajak indahku
Serupa organ tubuh yang mempunyai kewajiban yang paling utama
Bahkan dikedalaman naskah yang paling dangkal sekalipun kau tokoh utamanya
Setiap abjad yang kau kecap adalah pena yang kupakai
Setiap gesture yang kau suguhkan adalah kertas yang perlu kulukis
Maka biarkan aku mencicipi dengan renyah tiap baitnya
Karena....
Tak ada kau tak kan pernah ada aksara
Tak ada kau tak kan pernah ada sajak
Karena kau puisiku
.
.
Catatan,12 september 2016

Unknown




Aku membaca pesan dari nada sumbang yang tampak merdu
"Disini tak lagi jadi rumahmu"
Seketika jarum tersuntik dilenganku
Merusak segala komponen nalarku
Aku tak dapat pulang
Rumah yang kutuju telah menutup pintunya
Haruskah aku tinggal dipinggir jalan?
Dikolong jembatan?
Dirumah-rumah kardus?
Di halte bus?
Langkahku mengajakku singgah kerumah Tuhan
Paling tidak pintuNya tak pernah tertutup untukku
Dan dekapanNya selalu hangat
Mengajarkanku bijak untuk menepak  jejak kaki kecil ini
Dan aku tak akan lagi mengharap rumahmu
.
.
Pondok Aren, 23 Juli 2016

Unknown


Bukan aku tak tahu
atau pura-pura tak tahu
apa yang akan aku temui dalam penantian ini
ketika aku kembali mencintaimu
sesungguhnya kakiku telah tiba dirumah pesakitan
mengerang diatas prahara cinta yang tak jua berakhir
titik temu dua hati yang ku iba-iba belum merunut abjad takdir
namun hatiku kukuh percaya
walau segalanya tampak tak nyata
kau... tempatku mengunyah sejarah penantian yang panjang
Dan yang pasti... aku selalu berjalan menujumu.
.
.
juni 2016

fnc muslimah


Berikut salah satu puisi karya alm. Ust. Jefri .A yang pernah dibawakan anak uje Adiba Khanza:

Siapakah engkau ya Muhammad..
Begitu dahsyatnya engkau berada di relung hati kami..
Seluruh para penghuni alam ini membicarakan engkau..
Jika bukan karena Engkau ya Muhammad...
Semua kami tidak akan pernah mengenal Robb kami...

Duhai ALLAH...
Maukah Engkau menghadirkan Beliau dalam mimpi kami?...
memandang kesejukan wajahnya dalam pelukan hati...
Mendengar kemerduan suaranya memanggil ENGKAU...
sebentar saja YA ALLOH...

Duhai ALLOH...
Semoga ENgkau Bangkitkan kami dalam barisan...
yang sama bersama Rosul kami...
Ya Habibi Ya Rosululloh...
Dari yang merindukanmu...
Label: 0 komentar |
fnc muslimah



Pernah ada masa-masa dalam cinta kita
Kita lekat bagai api dan kayu
Bersama menyala, saling menghangatkan rasanya
Hingga terlambat untuk saling menginsyafi bahwa
Tak tersisa dari diri-diri selain debu dan abu
Pernah ada waktu-waktu dalam ukhuwwah ini
Kita terlalu akrab bagai awan dan hujan
Merasa menghias langit, menyuburkan bumi,
dan melukis pelangi
Di satu titik lalu sejenak kita berhenti, menyadari
Mungkin kita telah terkecualikan dari ikatan diatass iman
Bahkan saling nasehat pun tak lain bagai dua lilin
Saling mencahayai, tapi masing-masing habis dimakan api



-Salim A. Fillah, Dalam Dekapan Ukhuwwah-
Label: 0 komentar |
fnc muslimah



Masih tersisa bau bekas sandaran nafas yang terlelap dipelupuk mata
Masih ada rasa ragu menghimpit pada setiap dugaan kata yang teurai
Sebuah sajak yang terlantunkan pada nada asmara yang syahdu
Terdengar lirih dan lembut menyiksa batin jiwa
Sekiranya cinta tak terbaca oleh hati haruskah ribuan jantung berdetak dengan Tanya
Sekiranya cinta mampu meraba tempatnya sendiri maka ia akan tahu dimana ia akan tinggal
Memori kelam pada masa dalam detik-detik yang curang selalu mencuri dengar
Tapi terpaan ego kian mengamuk menandakan tak khayal impian cita
Jutaan mata menekan Tanya, ada pula yang meramu kisah fiksi bersampul parodi
Mereka tak akan tahu dimana perduli dan empati seharusnya bersandar
Karena mereka hanya jutaan mata yang buta aksara nurani
Ah..polosnya hati tak bisa digurui kembali
Karena jiwa memastikan hidupnya pada ladang hati yang lapang



Pondok Aren, 11 juli 2014
fnc muslimah

wahai melati- melati hidupku
aku telah kehilangan kata untuk berlisan
aku juga telah kehilangan hati untuk mengerti
satu melati bertanya kepadaku
"ada apa denganku sebenarnya?"
semula telah kulontarkan
beberapa akasara tentang kegundahanku
tentang mengapa satu persatu melati hidup menjadi asing
dalam ladang bunga yang selalu kupupuki
mungkin aku terlalu lelah untuk menjadi petani bunga
menyirami, memupuki, dan memelihara...
sedang melati -melati itu tertakdir hidup diladang yang berbeda
wahai melati-melati hidupku
hujan dan badai yang menerpa kali ini
menyadarkanku akan satu hal
bahwa semua sudah berbeda tak lagi sama
tenanglah melati-melatiku
tak usah kau khawatirkan aku
tak ada amarah dalam diri
aku hanya ingin menjadi terasing seorang diri
sampai nanti aku dapat memahami
betapa menderitanya ladang yang sepi


fnc muslimah



Kawan, jangan habiskan air mata menangisi seseorang
yang jangan-jangan tidak pernah menangis untuk kita

Jangan habiskan waktu memikirkan seseorang
yang boleh jadi tidak pernah memikirkan kita

Hidup ini memang kadang ganjil sekali,
Ada milyaran orang, tapi kita menambatkan hati
Ada berjuta kesempatan, tapi kita memilih satu saja

Hidup ini memang kadang rumit sekali,
Ada banyak hari esok, tapi kita tidak beranjak
Terlalu banyak hari kemarin, tapi kita terus terbenam

Aduhai, hidup ini memang kadang menyebalkan sekali,
Ada begitu banyak tempat, tapi kita masih di situ-situ saja
Ada begitu banyak pilihan kendaraan, tapi kita tidak segera naik
Masih saja di sana. Menatap kosong kesibukan sekitar.

Sungguh, jangan habiskan waktu kita
Untuk seseorang yang tidak pernah tahu
Bahwa kita menghabiskan waktu demi dia.

*sumber : tereliye
fnc muslimah

Puisi adalah dirimu yang membutakan mata..
sesaat sebelum aku ingin menatap pagi yang mengikat hati..
setelah hatiku terikat dengan ribuan hati yang menyerang malam-malamku..
masih terdiam dalam sujudku dan bertanyalah kaki-kaki pikranku..
akankah hatimu berkata-kata sama dengan bibirmu berucap..
akankah pagimu jadi pagiku jika embun itu hanya ada di kakimu
..
tanpa sadar aku menghakimi takdirku dengan pertanyaan..
lalu menghadiahi jalanku dengan jutaan tanda tanya..
bukankah hidupku cukup berwarna tanpa harus banyak berfikir..?
atau mungkin nada-nada itu harus ku nyanyikan meski aku tlah berpasrah..
keraguan menghentak dadaku diam-diam..

disisi lain cinta adalah keyakinan yang tak tertutupi..
dan puisi ini memilih dirimu sebagai setengah dari keraguan untuk menjadi mahkotaku..
lalu memilih keyakinan sebagai jubahku..
dan tangan TUHAN sebagai sesuatu yang menyaksikan pikiranku
yang masih bertanya atas perasaanmu yang sebenarnya…
Label: 0 komentar |
fnc muslimah
Wahai melati-melati hidupku
kalian telah berubah
tak lagi harum semerbak diindra
tak lagi nampak di wajah nak rupa
tak lagi sama serumpun
tak jua bertaut rasa

wahai melati-melati hidupku
rupanya kita telah tercemar
hingga menjadi buta tuli dan bisu
akan gelap mencabut mati
akar mengering berlapuk nestapa
daun gugur kerontang merana
dan duka maha bertahta

wahai melati-melati hidupku
kini hidup tak lagi sama
dan semua tinggalah kecewa
padaku.....
fnc muslimah


Tak banyak yang dapat kita perbincangkan lagi
Tak banyak waktu untuk aku bersua denganmu
Ribuan puisi yang kucipta
Ribuan sajak yang kulisankan
Itu adalah titik-titik hati yang kulukis dimataku
Aku merindukanmu
Sungguh..
Bahkan jika aku ingin merangkainya sekarang
Aku akan menyampaikan bahwa
“Sungai terpanjang setelah nil adalah rinduku”
Cinta bukan hanya sekedar kata
Dan cintaku padamu masih ada
Bahkan ketika dunia berkata
Waktuku telah habis untuk mencintaimu
Disaat aku mengingatmu mungkin
Kamu.. sedang tertawa dengan yang lain
Kenapa aku hanya menginginkanmu?
Kenapa pula aku hanya memujamu?
Apa harapan yang telah kupupuk ini terlalu besar?
Terlalu berangan-angan dan bermimpi
Sedang terus menerus aku merapal doa
Agar kamu yang dijodohkan untukku
Aku tahu, aku sungguh egois
Aku memerintah tuhan untuk menjadikanmu milikku
Tapi aku juga tak mengerti kenapa?
Walau banyak diantara mereka memproklamirkan cinta kepadaku
Tapi hatiku masih berhenti dikamu
Bagaimana takdir akan membawaku?
Bagaimana kisah kita akan berakhir?
Apakah hanya akan berhenti disini
Dalam sebuah nama “PERSAHABATAN”

Januari, 2013
fnc muslimah


Dan akhir adalah pertemuan

Aku dan kamu

memang tak pernah menapaki mula

Juga mungkin

tak pernah sampai pada selesai

Seperti puisi

 yang pernah kutanam dikuntum hatimu

 

juni 2012
Label: 0 komentar |
fnc muslimah
Manusia datang dan datang lagi

Namun semua tidak datang

Hal yang selalu datang dan datang lagi

Adalah hal yang tidak memiliki awalan



Manusia selalu kembali dan kembali lagi

Namun tidak semua kembali

Hal yang selalu kembali dan kembali lagi

adalah hal yang tidak memiliki akhir
fnc muslimah

Siapa aku Ma...

Aku hanya titik kecil

Yang tak terlihat dimata mereka

Siapa aku Ma..

Aku hanya warna kelam

Yang sejenak terang dibalur cahaya

Lalu kembali menghitam

Siapa aku Ma..

Siapaaaaa???

Tangisku pecah kala kuurai isi hatiku, dan badai yang kuterima pagi ini..

Mama tersenyum dan menjawab dengan lembut

Kau adalah anakku yang terbaik, meski dunia tak melihatmu

Tapi kau selalu ada dalam mataku

Kau adalah cahaya kasihku yang berharga

Yang selalu menerangi jalan menuju surganya

Kau adalah sepenggal doa dan amanat dari Allah Azza wajalla

Biar saja sayang.

Biar saja mereka mengabaikanmu dan membuangmu

Akan ada tempat untukmu yang lebih baik dari apa yang ada dimata mereka

Allah tahu yang terbaik sayang..

Dan kau adalah mutiara bagiku..



Juli 2012
fnc muslimah
Tuhanmu maha pemurah


Dialah yang menciptakan kamu dari segumpal tanah

Menyempurnakanmu dengan bentuk sebaik-baiknya

Dia yang memberimu nafas supaya kau hidup

Memberimu makan dan minum setiap hari

Ia pula yang mencukupkan hidupmu dengan rezeki

Lalu mengapa engkau mengeluh?

Fabiayyialaa irabbikuma tukadzibann



Dialah maha pencipta langit dan bumi

Yang menciptakan bumi tempatmu berpijak

Dan menciptakan langit yang luasnya tak kau ketahui

Ia pula yang menciptakan bulan bintang dan matahari

Sebagai hiasan yang sempurna

Yang mana akan kau ketahui adanya siang dan malam

Fabiayyialaa irabbikuma tukadzibann



Dia yang menciptakan lautan dan daratan untuk hidupmu

Menciptakan hewan dan tumbuhan untuk mencukupi kesejahteraanmu

Tak ada kenikmatan dunia selain dari-Nya

Lalu mengapa engkau sangat pelit untuk bersyukur?

Fabiayyialaa irabbikuma tukadzibann



Pandanglah kelangit malam

Ada berjuta bintang

Jutaan bintang itu berjalan tanpa saling tabrak

Bukankah itu luar biasa?

Bukankah penciptanya luar biasa?

Fabiayyialaa irabbikuma tukadzibann



Dia menyembuhkanmu dari sakit

Ia pula yang menjagamu siang dan malam

Memperhatikanmu, mendengarmu, mengetahui bahwa kau menduakannya

Dan tak mengingatnya

Fabiayyialaa irabbikuma tukadzibann



Dia maha mengetahui segala isi hati

Mengetahui apa yang kau sembunyikan dari-Nya dan dari dunia

Lalu mengapa kau masih berdusta pada dunia?

Fabiayyialaa irabbikuma tukadzibann



Dia tuhanmu yang mengajarkanmu ilmu melalui kalam-Nya

Lalu mengapa kau sombong akan ilmu yang kau miliki didunia?

Fabiayyialaa irabbikuma tukadzibann



Dia tuhanmu tanpa kau minta selalu menemanimu ketika sepi

Selalu menjagamu ketika kau takut

Selalu setia menunggumu untuk menemui-Nya

Lalu mengapa kau melupakan-Nya?

Enggan menemui-Nya Dalam 5 waktu yang diwajibkan-Nya

Fabiayyialaa irabbikuma tukadzibann



Tuhanmu selalu memberi apa yang kau butuhkan

Ia mendatangkan hujan ketika kering melanda

Ia ciptakan pelangi ketika hujan agar sempurna keindahannya

Ia mendatangkan angin sebagai tanda kuasanya

Semua itu Ia lakukan agar kamu besyukur

Fabiayyialaa irabbikuma tukadzibann



Bahkan daun-daun itu memuji pencipta dengan caranya sendiri

Bahkan pada setiap kepak sayap burung terkandung puji-pujian bagi pencipta

Lalu mengapa engkau lalai untuk memuji tuhanmu melalui zikir?

Fabiayyialaa irabbikuma tukadzibann



Tuhanmu penuh rahmat dan cinta

Tapi mengapa engkau menduakan-Nya dengan cinta kepada sesama makhluk melebihi diri-Nya

Sesungguhnya Ia cemburu ketika kau menggantungkan harapan dan cintamu kepada manusia

Lalu mengapa kau tidak menggantungkan segalanya pada-Nya?

Padahal Ialah tempat kembali semua makhluk

Fabiayyialaa irabbikuma tukadzibann



Dia tuhanmu memberimu mata untuk melihat

Memberimu telinga untuk mendengar

Memberimu mulut untuk berbicara

Semua Ia fungsikan agar kau melihat, mendengar dan berbicara yang baik-baik saja

Lalu mengapa kau malah mengacaukan-Nya dengan melakukan maksiat?

Kau tahu setan telah membelenggumu untuk jauh dari-Nya

Lalu mengapa kau masih saja mengikuti bisikan setan itu jika kau tahu azab tuhanmu?

Fabiayyialaa irabbikuma tukadzibann



Dia menjanjikan surga bagi hamba-Nya yang beriman

Dan menciptakan neraka untuk tempat bermukim hamba yang ingkar

Lalu apabila tidak ada batas surga dan neraka itu

Apakah kau akan tetap mengingkari tuhanmu?

Fabiayyialaa irabbikuma tukadzibann

(Maka nikmat tuhanmu yang manakah yang kau dustakan)



Tulisan setelah adanya tangisan dalam membaca surat Ar-Rahman

Fnc_muslimah, 13 april 2012, pukul 02.35

fnc muslimah
Sayu mata memandang mega yang terpapar luas


Diam menerawang menembus setiap realita

Satu demi satu kenangan masa lalu kembali menyusup dalam ruang pikiran..



Kulihat pagi, saat aku tak mampu berdiri..

Kulihat siang, saat aku hanya mampu memicing pada mentari..

Kulihat senja, saat aku hanya lesu melihat hewan-hewan kembali ke peraduan..

Kulihat malam, saat aku mengirikan bulan dan bintang memamerkan indahnya pada alam..



Kulihat... diri yang begitu nista..

lumpur khilaf dan nafsu melumuri raga yang berdiri tanpa kuasa..

Dan kulihat.. saat diri yang jatuh dalam kubangan dosa itu tertiup rahmatNYA,



sebuah tiupan lembut yang mengguncang jiwa..

DIA yang begitu sempurna, DIA yang menggerakkan awan yang menurunkan curahan rahmatNYA..

DIA basahi lumpur kehinaan itu dengan air yang suci..

DIA yang memanggil dengan lembut, mengajakku berdiri tegak, melawan terik mentari dan berjuang lalu kembali seperti hewan-hewan yang telah kenyang ke peraduannya..

Dengan begitu, DIA menjadikanku begitu indah sehingga bulan dan bintang mengirikanku..



Kembali ku tatap mega yang luas terpapar indah..

Menyadarkanku akan realita yang masih berjalan,

waktu demi waktu terus berganti mendekatkan diri pada sang adzal..

Kembali pada saatnya bertemu denganNYA..

Bertemu dengan Sang Pemilik Mega nan Benderang

Label: 0 komentar |
fnc muslimah
Ya Allah…


Ku terjatuh dan uluran rahmat-Mu menopang

Ku terjungkal dan kasih-Mu kan segera datang

Ku terkubur dalam kubangan dosa dan celah taubat-Mu terbentang



Ya Allah…

Dosaku seluas lautan

Dan ampun-Mu tak bertepi sejauh mata memandang



Salahku bertumpuk hingga bumi enggan menopang

Namun sayang-Mu selalu menjadi harapan



Khilafku tiap detak jantung mengalir

Namun ampun-Mu selalu hadir sekilat kecepatan cahaya menyambar



Ya Allah…

Tetasan buliran bening mengalir deras tak tersekat

Rintihan suara tangis lepas tak tertahan

Hambu-Mu kini meratap

Merayap menggapai pintau Taubat



Ya…Rabb, ighfirlana watub 'alaina Amin.

Label: 0 komentar |
fnc muslimah


Anakku...

Bila ibu boleh memilih

Apakah ibu berbadan langsing atau berbadan besar karena mengandungmu

Maka ibu akan memilih mengandungmu?

Karena dalam mengandungmu ibu merasakan keajaiban dan kebesaran Allah

Sembilan bulan nak...

engkau hidup di perut ibu

Engkau ikut kemanapun ibu pergi

Engkau ikut merasakan ketika jantung ibu berdetak karena kebahagiaan

Engkau menendang rahim ibu ketika engkau merasa tidak nyaman, karena ibu kecewa dan berurai air mata


Anakku...

Bila ibu boleh memilih apakah ibu harus operasi caesar, atau ibu harus berjuang melahirkanmu

Maka ibu memilih berjuang melahirkanmu

Karena menunggu dari jam ke jam, menit ke menit kelahiranmu

Adalah seperti menunggu antrian memasuki salah satu pintu surga

Karena kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari jalan ke luar ke dunia sangat ibu rasakan

Dan saat itulah kebesaran Allah menyelimuti kita berdua

Malaikat tersenyum diantara peluh dan erangan rasa sakit,

Yang tak pernah bisa ibu ceritakan kepada siapapun

Dan ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia

Saat itulah...

saat paling membahagiakan

Segala sakit & derita sirna melihat dirimu yang merah,

Mendengarkan ayahmu mengumandangkan adzan,

Kalimat syahadat kebesaran Allah dan penetapan hati tentang junjungan kita

Rasulullah di telinga mungilmu


Anakku...

Bila ibu boleh memilih apakah ibu berdada indah, atau harus bangun tengah malam untuk menyusuimu,

Maka ibu memilih menyusuimu,

Karena dengan menyusuimu ibu telah membekali hidupmu dengan tetesan-tetesan dan tegukan tegukan yang sangat berharga

Merasakan kehangatan bibir dan badanmu didada ibu dalam kantuk ibu,

Adalah sebuah rasa luar biasa yang orang lain tidak bisa rasakan


Anakku...

Bila ibu boleh memilih duduk berlama-lama di ruang rapat

Atau duduk di lantai menemanimu menempelkan puzzle

Maka ibu memilih bermain puzzle denganmu


Tetapi anakku...

Hidup memang pilihan...

Jika dengan pilihan ibu, engkau merasa sepi dan merana

Maka maafkanlah nak...

Maafkan ibu...

Maafkan ibu...

Percayalah nak, ibu sedang menyempurnakan puzzle kehidupan kita,

Agar tidak ada satu kepingpun bagian puzzle kehidupan kita yang hilang

Percayalah nak...

Sepi dan ranamu adalah sebagian duka ibu

Percayalah nak...

Engkau adalah selalu menjadi belahan nyawa ibu...



Ratih Sanggarwati (Ratih Sang)

Jakarta, 21 Agustus 2004











Label: 0 komentar |
fnc muslimah

Maha Besar ALLAH dengan segala ciptaanNYA, semoga pagi ini ada yang mengatakan padaku: “Gadis..., ada pelangi di matamu “. Aih aih....;)






Pandangmu menerawang nun jauh disana

Menatap hampa…

Sunyi menyelimuti hati..

terdiam termangu..

Diberanda rumah terdiam memandang pelangi.

Hhhh….


Seolah dirimu berkata dalam hati..

Pelangi andai kau bisa menyeberangkan aku dengan cahayamu menuju ke taman – taman surga..

Ingin ku kesana menikmati surga firdaus

Menemuui kekasih yang telah lama ku rindu..

Aku disini dengan hati berkarat menanti perjumpaanku dengan-Nya..


Andai kau bisa pelangiku..

Menjadi jembatan pertemuanku dengan-Nya..

Masih kurasa cahaya-Nya menghangatkan tubuh ku melalui mentari

Masih kurasa indah pelangi-Nya yang membiusku ke alam lain terpesona keindahannya..

Sampaikan pada-Nya pelangiku salam rinduku..

Rindu yang seolah aku enggan hidup lama dibumi ini..


Hmm..

Aku hanya bisa memandangmu gadis…

Merasakan rindumu akan kekasih-Mu..

Kebahagiaan jiwa – jiwa yang rindu perjumpaan dengan-Nya

Andai aku bisa merasa sejumput dari rasa yang kau rasakan gadis..

Aku akan menukar dengan umur dari nyawaku..

Rasa yang hilang terbuai oleh kenikmatan nafsu

Label: , 0 komentar |
fnc muslimah

Bismillaahirrahmaanirrahiim


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

==================================
Teruntuk bidadariku yg masih misteri dan masih tersimpan begitu indah di dalam penjagaan-Nya hingga indah pada waktunya.

Duhai bintangku…..

Aku ingin mencintaimu dengan sangat sederhana

Sederhana dalam sikap sederhana dalam tutur kata

Tak perlulah kau berdusta dalam bersikap

Tak perlulah kau berpura2 mencintaiku bila kau memang tak cinta

Tak perlulah kau berpura2 menyayangiku bila kau memang tak sayang

Tunjukkan bahwa kau memang pantas mendampingi hidupku

Tunjukkan bahwa kau memang permaisuriku seperti orang bilang

Tunjukkan bahwa kau mau berubah seperti yg aku dan Tuhan mau

Tunjukkan bahwa kau memang separuh nafasku

Yang selalu menghantuiku dulu di setiap malam-malamku

Tunjukkan bahwa kau memang bidadari surgawi

Yang tercipta untuk menemani sisa umurku

Bukan bidadari dalam dongeng sebelum tidur

Atau bidadari-bidadari dalam film atau opera van java

Ataupun bidadari di kesunyian miliknya lagu Ahmad dani

Dan akupun tak ingin kau menjadi selir hatiku

Yang harus berpura2 bahagia sangat di depan orang tua kita masing2

Karena cinta yg palsu atau cinta yg bertepuk sebelah tangan


Duhai separuh hidupku….

Aku ingin mencintaimu dengan kelembutan & kedamaian

Selembut sutera selembut awan

Sedamai - damainya dua angsa yg hidup bahagia di tepi danau toba

Bukan dengan kekerasan yg hanya akan melahirkan air mata

Atau dengan pukulan atau tamparan yg membuat Tuhan marah padaku

Jujur aku tak bisa memberikanmu intan permata yg di sukai kebanyakan wanita

Atau emas permata juga uang yg banyak yg hanya akan membuatmu semakin lupa daratan


Lagi pula semua itu tidak menjamin membuat hidupmu bahagia

Malahan hanya akan membuatmu tambah sengsara & menderita saja

Jikalau nafsu yg menguasai & memboncengi angkuhnya hatimu

Karena sesungguhnya kebahagiaan hakikii itu letaknya di hati bukan di materi

Tapi InsyaAllah aku bisa memberikanmu kebahagiaan yg belum pernah kau rasakan dalam sejarah hidupmu


Kebahagiaan yg membuatmu benar2 bisa menjadi seorang wanita yg sesungguhnya

Kebahagiaan yg bisa membuatmu merasa tenang, aman dan tentram di sampingku

Dan InsyaAllah kebahgiaan ini akan abadi sampai kita di pertemukan kembali nanti di akherat kelak dgn ridho-Nya


Asalkan kau mau menjadi istri sekaligus ibu yg baik

Duhai separuh Dienku….

Aku ingin mencintaimu dengan kejujuran

Bukan dengan keterpaksaan atau kepura-puraan

Yang hanya akan melahirkan peperangan kecil & peperangan besar

Dengan di selimuti warna warni tangisan sedih dan sejuta amarah yg tiada guna

Aku ingin kau mencintaiku seperti aku mencintaimu

Aku ingin kau menyayangiku seperti aku menyayangimu

Dan aku ingin kau merindukankku seperti aku merindukanmu


Duhai jantung hatiku……

Aku butuh kejujuranmu di setiap ada masalah

Agar aku bisa menyempurnakan tanggung jawabku sebagai imam nanti

Aku butuh teguranmu di setiap langkah kakiku

Agar aku bisa meluruskan apa yg salah dalam diriku

Aku butuh senyuman manismu bukan senyuman palsumu

Senyuman manis yg membuat aku rindu utk segera pulang ke rumah

Bukan senyuman palsu yg membuat aku mati rasa & tak betah di rumah

Aku butuh canda tawamu di setiap akhir lelah kerjaku

Agar kejenuhan kerjaku terobati dan terlupakan walau sesaat

Aku butuh dukungan dan semangat dari lubuk hatimu

Ketika aku mulai kehilangan arah & tujuan

Aku butuh rasa percayamu bukan rasa curigamu

Ketika aku pulang terlambat

Dan aku butuh senyuman terbaik dan ikhlasmu

Jika suatu saat penghasilanku tak mencukupi kebutuhan satu bulan


Duhai belahan hatiku…..

Ajari aku cara mencintaimu dengan setulus hati

Ajari aku cara menyayangimu dengan sepenuh jiwa

Ajari aku menjadi seorang imam yg baik dalam keluarga

Ajari aku menjadi seorang suami yg baik untukmu

Ajari aku menjadi seorang ayah yg baik bagi anak2 kita nanti

Ajari aku cara berbakti kepada orang tuaku dan orang tuamu

Dan ajari aku juga cara memasak masakan yg enak seperti masakanmu

Agar aku bisa memasak masakan untukmu ketika suatu saat kau sakit

Atau ketika suatu saat kau tak ada di rumah atau kau sedang lelah karna mengandung……..


Dan ingatlah bila suatu saat aku mati

Tak perlulah kau ikut-ikutan mati untukku

Dan tak perlulah kau terlalu bersedih yg berlebihan

Masih ada Tuhan yg akan selalu setia menemanimu sampai kau tertidur lelap

Karena Dia yg maha kekal yg tak akan pernah mati dan berkesudahan

Dan Dia jugalah yg menciptakan langit & bumi beserta isinya termasuk aku dan kamu


Jangan menangis rembulanku……


Aku selalu di sini ada setia menunggumu hingga tuhan mempertemukan kita berdua di tempat dan waktu yg tepat


Jangan bersedih mentariku……

Hidup ini sudah berpasang-pasangan….tetaplah semangat dalam menjalani hari-harimu tanpa aku di sisimu


Jangan gundah pelangiku….

Tetaplah berdo’a dan berprasangka baik kepada-Nya

Walau godaan & rayuan selalu menerpaku

Walau godaan & rayuan datang silih berganti menghampiriku

Aku akan selalu setia menantikan kehadiranmu


Jangan kecewa dan berputus asa melatiku…..

Tuhan tak akan mengecewakan hamba-Nya yg bersungguh-sungguh kepada-Nya


Tetaplah berikhtiar dan berdo’a selalu dalam penantianmu

Untukku,untukmu…untuk masa depan kita berdua


Dan jangan nakal cintaku…..

Karena setiap perbuatan pasti ada balasannya

Baik kecil maupun besar..baik yg dilakukan terang-terangan atau yg sembunyi-sembunyi


Mungkin saat-saat paling bahagia dalam hidupku nanti adalah

Ketika akhirnya aku menemukanmu

Dan kau ada di sampingku setia menemani hari2ku baik suka maupun duka

Semakin sabar kau menjalani hidup bersamaku

Semakin besar pula rasa cintaku padamu

Semakin tabah dan rajin engkau dalam menjalani hidup bersamaku

Semakin bertambah pula sayangku padamu di setiap detik yg berlalu


Cinta ini tak akan pernah habis untukmu duhai bintangku

Walau bulan terbelah menjadi tujuh sekalipun


Rindu ini tak akan pernah musnah untukmu duhai rembulanku

Walau bumi hancur berkeping-keping

Sayang ini tak akan pernah mati duhai bintangku

Selama kau taat & patuh padaku karena Allah

Dan hati ini tak akan berpindah ke lain hati duhai bintangku

Selama kau setia dan tetap menjadi istiri yg baik….


Bungaku….

Terkadang cinta tak harus di ungkapkan

Tapi bisa di rasakan keberadaanya

Dan terkadang cinta pun tak harus di cari

Karena ia akan menghampirimu dgn sepenuh hati

Dan sebaik-baik cinta adalah cinta pada Allah

Di jamin 100 % hidup kita akan bahagia sangat

Karena Dia tidak akan pernah mengecewakan & berhenti mencintai kita

Walau kita sering mengecewakan dan melupakan-Nya


Duhai cahaya hatiku...

Aku tahu kau merindukan kehadiranku

Seperti halnya diriku di sini merindukan kehadiranmu

Ku mohon bersabarlah

Karena orang sabar di sayang tuhan

Duhai cahaya mataku.....

Aku tahu kau pernah memimpikan wujudku

Seperti halnya diriku disini pernah memimpikan wujudmu

Basuhlah cantik wajahmu dan mendekatlah pada-Nya

Agar kerinduanmu terobati karena kasih sayang-Nya


Duhai embun pagiku.....

Aku tahu kau pernah merasakan kegelisahan mengguncang hatimu

Seperti halnya aku pernah merasakannya di sini

Oleh karenanya tersenyumlah biar harimu penuh warna & makna


Duhai pelangiku.....

Pernahkah sekotak rasa membuatmu tak bisa memejamkan mata

Hiburlah diri dgn menyanyikan lagu kesukaanmu

Atau menangislah di malam yg indah

Biar beban hidupmu mengalir wajar apa adanya

Mengalir bagaikan aliran sungai nil

Duhai awan putihku.....


Pernahkah rasa gundah gulana menghalau keyakinanmu

Atas ujian dan cobaan yg menimpamu

Menarilah dgn sabar dan bersyukurlah di setiap waktu

Karena tuhan tidak akan pernah memberikan ujian & cobaan

Di luar kemampuan kita….percayalah….


Duhai angin malam tolong sampaikan padanya

Bahwa penantian & air matanya tidak akan pernah sia-sia

Karena Tuhan selalu bersamanya disaat tidur dan mimpinya

Dan menghibur dirinya dgn berbagai cara yg indah

Dan Dia tidak akan pernah mengecewakan apalagi meninggalkannya

Duhai burung kenari yg manis


Katakan kepadanya bahwa aku tak bisa memberinya sekantong bintang

Aku juga tak bisa memberikannya mobil mewah atau rumah yg megah

Namun aku hanya mampu memberinya kebahagiaan & ketenangan hati

Duhai rintik2 hujan di bulan desember

Tolong bisikkan pada telinganya


Agar ia senantiasa selalu menjaga aurat dan kemaluannya

Karena itu adalah perintah agama yg tlah di sempurnakan-Nya

Lagi pula tidak akan pernah mengurangi kecantikannya

Justru malah akan menambah cantik dan anggun wajahnya

Duhai Rembulan malam

Tolong bisikkan pada hatinya bahwa aku juga kangen padanya

Sebagaimana dia kangen kepadaku

Mungkin juga dia lebih kangen dariku

Karena wanita biasanya lebih pandai menyembunyikan perasaannya

Dan semalam pun kunang-kunang bilang padaku


Kau pernah bersedih karena pangeran belum juga menampakkan batang hidungnya


Hmmmm….Ternyata benar apa yg tertulis di awan putih

Bahwa hidup berdua itu jauh lebih indah dari pada hidup sendirian


Duhai merpati yg berseri-seri

Tolong sampaikan juga kepadanya

Kalau sedang dandan jangan terlalu berlebihan

Yang proporsional sajalah

Dan sampaikan pula kepadanya

Kalau mandi jangan lama-lama

Terkadang aku juga heran sendiri

Kenapa wanita kalau mandi suka lama ya....... ;))


Cinta....

aku tak butuh anggun lipstikmu

Yang kubutuhkan adalah kejujuran hatimu

Aku tak butuh janji-janji manismu

Yang ku butuhkan adalah kesetiaanmu

Di kala aku jauh tak disampingmu

Atau kau marah dan bersedih hati

Ketika pd suatu waktu penghasilanku

Tak bisa memenuhi semua inginmu


Cinta.....

Aku tak butuh senyum manismu

Yang kubuhkan adalah syukurmu pada Ilahi

Atas nikmat yg telah di anugerahkannya pada kita

Dikala kita bersama menjalani pahit & manisnya hidup


Cinta.....

Aku tak butuh cantik wajahmu

Yang ku butuhkan adalah cantik akhlakmu

Aku tak butuh cinta matimu

Karena cinta mati hanya ada dalam kisah sinetron

Namun yang ku butuhkan adalah cinta putihmu


Cinta.....

Aku tak mau dengar dusta masa lalumu

Yang hanya akan membuat ku menangis

Seperti bayi kecil yg di tinggal ibunya


Yang aku inginkan adalah jujur masa lalumu padaku

Sebagai cermin bagiku jika suatu saat nanti

Kau berubah menjadi seperti yg tak kukenal


Dan cinta.....

Aku ingin masakan buatan tanganmu sendiri

Walau nanti keasinan atau mungkin juga kurang asin

Itu lebih aku hargai dan membuat ku semakin sayang padamu

Dari pada masakanmu enak & gurih namun hasil karya orang lain


Cinta.....

Janganlah kau mempertanyakan besarnya cintaku padamu nanti

Karena yg pasti cintaku ini sebesar dunia yg fana ini dan sebanyak bintang di langit


Namun pertanyakanlah seberapa besarkah pengorbananmu untukku


Hingga engkau pantas aku banggakan di depan keluargamu dan keluargaku


Dan juga teman2ku serta cicak di dinding kamarmu yg selalu tersenyum ketika kau narsis di depan cermin


Cinta.....

Jangan kau mempertanyakan tingginya sayangku padamu nanti

Karena yg pasti sayangku ini setinggi bintang di langit

Yang kau takkan pernah sanggup untuk mengukurnya

Namun lihatlah kesetiaanku padamu juga canda tawaku

Yang selalu membuat kau rindu pdku di setiap malam2mu


Cinta.....

Jika suatu hari nanti aku mendiamkanmu

Jangan kau mempertanyakan diamnya aku kenapa


Karena diamnya aku di kala itu merupakan salah satu bentuk kasih sayangku padamu


Mengapa......................???

Karena ku tak mau marah kepadamu ketika kau berbuat salah

Namun kau merasa tak berbuat salah malah merasa benar sendiri

Lagi pula marah itu dosa......

Oleh karena itu minta maaflah padaku

Karena pintu maafku untukmu akan selalu terbuka untukmu,

Selama bumi dan mentari mau berteman dgn baik


Cinta.....

Jangan kau robek hatiku dgn cerita indah mantan2mu

Yang hanya akan membuat luka dalam & sedih di hatiku

Dalam menjalani kehidupan bersamamu nanti

Cukuplah hanya engkau dan tuhan yang tahu di episode itu

Dan jangan kau bakar hatiku dan kau tikam jantungku

Dengan hadiah2 pemberian mantan2mu dulu

Yang masih tersimpan dgn rapi di lemari kesayanganmu

Aku ingin kau menyerahkannya padaku jika kau cinta aku

Aku ingin kau mengikhlaskannya jika kau memang sayang kepadaku

Biarlah aku berikan kepada orang lain yg lebih membutuhkannya

Sungguh itu jauh lebih aku sukai daripada kau menyimpannya terus menerus

Apalagi sampai kau hadiahkan lagi kepada anak2 kita nanti

Itu sama saja dengan menikam jantungku dari belakang

Bukankah yg membuat cocok itu adalah jodoh


Oleh karena itu taatilah aku sebagai suamimu nanti

Selama tak bertentangan dengan agama

Dan tegurlah aku bila aku salah baik dalam kata atau perbuatan

Agar aku bisa menjadi pangeran yg engkau mau


Dan bungaku…..

Bila akhirnya suatu hari nanti aku menemukanmu

Di tempat dan waktu yg telah di rencanakan-Nya

Dan jika benar-benar engkau memang adalah tulang rusukku

Maukah kau hidup bersamaku baik dlam suka maupun duka

Dan menerima apa adanya diriku


Termasuk kekurangan yg ada pada diriku…….?


Duhai cinta....

Siapapun dirimu,Dari manapun asalmu

Bagaimanapun rupa fisikmu

Dan bagaimanapun keadaanmu

Serta anak siapapun dirimu

Jika memang benar kau adalah bidadariku

JIka memang benar kau adalah jodohku

Jika memang benar kau adalah separuh agamaku

Aku akan mencintai & menyayangimu karena Allah


Dan dengarlah cinta…..

Sungguh aku………………………………………………..

Tak perduli latar belakangmu

Tak perduli masa lalumu

Tak perduli warna kulitmu

Tak perduli berat badanmu

Tak perduli makanan kesukaanmu

Tak perduli warna favoritmu

Tak perduli film kesukaanmu

Tak perduli musik kesukaanmu

Tak perduli pendidikan terakhirmu

Tak perduli nilai merah di STTB mu


Dan aku tak perduli jumlah jerawat yg menghiasi wajahmu

Jika benar engkau memang adalah taqdirku

Jika benar engkau memang adalah separuh agamaku

Dan jika benar kau memang adalah tulang rusukku

Aku akan mencintai & menyayangimu karena Allah

Dengan sepenuh hati & setulus jiwa


Duhai Rabb……

Ampunilah segala dosa-dosa kami

Baik yg dilakukan secara sadar atau tidak sadar

Baik yg dilakukan terang-terang atau sembunyi2

Tuntun selalu kami semua ke jalan lurus-Mu

Dan berilah kami pasangan hidup yg terbaik dunia akherat menurut-Mu…


Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang taqwa.

Barakallahu Fiikum, Semoga Bermanfaat




https://www.facebook.com/pages/Sebelum-Engkau-Halal-BagiKu/138509376220354



Label: , 0 komentar |