Tampilkan postingan dengan label muslimah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label muslimah. Tampilkan semua postingan
fnc muslimah
Assalaamu'alaykum wr. wb.

Makin ke sini, kepedulian terhadap "kulit" lebih dipusingkan ketimbang isi. Terlebih buat para cewek. Pakaian kudu matching dari atas sampai bawah, model jilbab mesti ter-inn, muka wajib kinclong *eeeh yang cowok juga gak jauh beda deng. Tapi isinya? Wallahu a'lam bi showwab.
Padahal Islam sudah jelas-jelas menegaskan bahwa yang membedakan kita hanyalah taqwa, Orang berilmu pun derajatnya lebih tinggi dari yang enggak berilmu. Jadi... mau cantik gak cantik, kaya gak kaya, kurus gemuk, gak ada arti kalo gak bertaqwa en gak berilmu.
Para sahabat Rasul pun sudah membuktikan hukum ini. Yuk cekidot!

1. Bilal bin Rabah
Dari anak TK sampai kakek nenek, siapa sih yg gak kenal dengan sahabat yang satu ini? Padahal cuma budak, hitam legam pula. Tapi berkat amalan unggulan beliau: menjaga wudhu plus sholat sunnah dua rakaat setelahnya, rasul pernah bermimpi mendengar terompah doi di surga *padahal orangnya masih segar bugar di dunia.

“Tiada aku batal wudhu kecuali aku perbarui lagi. Dan tiada aku berwudhu aku melainkan shalat dua rakaat aku tunaikan.” (HR Abu Hurairah)
Hebatnya lagi, rasul memilih Bilal langsung sebagai muadzin pertama di dunia.

2. Abdullah bin Mas'ud
Sahabat yang satu ini, beuwh... selain Rasul sering meminta dibacakan Qur'an olehnya, juga merekomendasikan para sahabat untuk meniru bacaan Ibnu Mas'ud! Sampai pernah beliau ditertawai en dijadikan objek lelucon oleh para sahabat yang lain ketika kedua betisnya yang kecil tersingkap. Tau apa reaksi Rasulullah?

"Kenapa kalian tertawa? Kalian tahu bahwa kaki Abdullah bin Mas’ud kelak di akherat nanti timbangannya lebih berat daripada gunung Uhud.” (HR.Ahmad)
Ya Rabbanaa... betisnya lebih berat dari gunung uhud!

3. Ammar bin Yassir
Kupingnya putus ketika perang melawan orang-orang murtad di perang Yamamah. Tapi kegigihannya menegakkan Islam, membuat Abu Bakar ra mempercayai beliau en Abdullah bin Mas'ud untuk memimpin wilayah hedon Kuffah.

Fyi, walaupun pemimpin, beliau ini sering keluar masuk pasar menggendong sendiri belanjaannya tanpa pengawalan. Pernah seseorang mengejek kupingnya, "Wahai orang yang telinganya terpotong!" Murka? Gak! Malah dengan bangga beliau berujar, "Sesungguhnya telinga yang kau ejek ini adalah telinga terbaik yang aku punya".

Masyaa Allah! Jauuuh banget sama kita ya ? Punya fisik gak sempurna rasanya minder abisss, makanya wajib divermak. Kadang malah nyalah-nyalahin Allah segala.
Tapi, mereka kan cowok. Lah kita perempuan, meski cantik dooonk!
Iya,  Betul banget, emang perempuan wajib cantik, kok. Coba deh cek shiroh shohabiyah, di sana rata-rata tertulis mereka memiliki paras yang cantik. Tapi, bukan itu yang membuat mereka mulia di mata Allah. Ibunda Khadijah, Fathimah, Maryam, Asiyah mendapat jaminan masuk surga karena keimanan en ketaataan mereka kepada Allah. 

Yuk deh luruskan lagi mind set kita bahwa fisik yang senantiasa kita poles in gak bakal kekal. Kalo Dia menghendaki rusak, pasti bakal rusak. Tapi hati en akal yang senantiasa dipoles, insyaa Allah itu yang bakal kekal. Kalo gak dinilai di mata manusia. Insyaa Allah bernilai di mataNya. ^__^

Wassalaamu'alaykum wr. wb.


sumber:annida-online.com

Label: 0 komentar |
fnc muslimah



Entah kenapa, tiap kali melihatmu…. Selalu saja ada gerimis di hati…
Ya… entah tak bisa kusebut lagi, perasaan macam apa ini?
Tak tahukah… bahwa sudah begitu banyak ilmu yang kuambil darimu….
Bahkan semakin banyak aku belajar darimu, semakin aku merasa tak cukup, aku tak mampu
untuk menggapaimu….
Karena… kau terlalu indah bagiku….
Kau terlalu sempurna di mataku….

Suatu ketika aku merasakan ada yang aneh dalam diriku namaun entahlah aku tak tahu apa itu..
Yang aku rasa aku hanya takut, takut dan takut…
Dan kini, aku semakin tertunduk dalam-dalam….
Mencoba, menerka isi hati…
Ternyata aku mencintaimu, aku terserang virus-virus merah jambu…

Aku cemburu ketika aku hanya tahu, menyaksikan semua yang ada padamu, kedekatanmu dengannya, hatiku begitu sakit, seakan ada kupu-kupu menari diperutku, ada yang menjebol paksa tanggul sungai air mataku, aku sakit, tersiksa, aku cemburu, karenamu…

hmmm...

Akhii afwan jiddan…

afwan sebelumnya, akhi...

sebenarnya tak seharusnya aku menulis ini, karena memang tak sepantasnya aku mengungkapkan hal ini.
akhi, afwan sekali lagi ...

sudah sangat lama aku memendamnya terserah antum mau membacanya hingga akhir atau langsung membuang surat ini setelah membaca kalimat ini
Tak bisa kupungkiri, aku senang akhi, sangat senang.
Awalnya kau maminta izin untuk sekedar mengobrol sedikit.

Parahnya aku meng-iyakan dan memperbolehkan karena aku fikir hal ini tak akan pernah terjadi. Aku kira tak akan berlanjut hingga larut. Namun entah apa yang menghambatku, aku tak bisa menghentikan pembicaraan itu. Mungkin syaitan telah menguasai kelemahanku. Astaghfirullah…

Kemudian ia kembali berlanjut hingga hari kesekian. Subhanallah, entah apa yang merasukiku. Aku tak tahu perasaan itu. Namun tiap kau mengirim pesan meski itu hanya sebuah pesan tausyiah aku merasa istimewa. Apalagi selanjutnya kau mengajakku mengobrol panjang lebar. Makin berbungalah aku yang kemarin masih sebuah kuncup yang malu-malu.

Astaghfirullah, aku malu mengingatnya akhi. Saat kau mulai memuji sesuatu dariku meski hanya pujian biasa yang kau utarakan juga pada saudaramu yang lain. Atau sekedar salam ukhuwah yang biasa kita sampaikan pada rekan seperjuangan. Itu semua telah mengubahku. Mengubah cara pandangku padamu. Padamu yang kini mulai istimewa dimataku.

Aku tak bisa mengelak, aku mulai tersihir dan jatuh. Jatuh pada perasaan yang dibalut indah oleh musuh sejati kita, syeitan yang terkutuk itu.
Masyaallah…siasat syeitan itu sangat halus bukan, akhi? Aku merasakannya kini. Astaghfirullah…

Sekian lama pula aku mengingkari siasat ini. Aku yakin kau terjaga dan takkan melakukan hal bodoh macam apapun. Dan aku yakin kau lebih mengetahui tentang masalah itu. Masalah yang selalu menjadi topik hangat saat kita seusia remaja. Aku sangat yakin kau lebih faham. Kau lebih faham.

Aku menangis karena mengyesal telah melakukan perbuatan paling bodoh sedunia. Karena aku membuka pintu bagi siasat itu berada dalam relung. Kemudian menyamar indah bak bintang kejora. Membawaku mengelana di semesta raya yang kemilau. Kemudian memberiku zamrud yang indah. Namun tanpa sadar aku sebenarnya berada pada jurang hina.

Aku menangis karena aku menyadari dirikulah yang membuatmu terjatuh dalam. Akulah sumber salahmu yang membuatmu melepaskan hijab dan izzah yang selama ini kau pegang erat. Akulah yang menjadi noda di beningnya hatimu. Akulah yang membiarkanmu jua tenggelam dalam siasat menyesatkan ini.

Maka maafkan aku yang khilaf ini akhi. Maafkan aku yang berlumur dosa ini. Maafkan aku yang menggunung salah.
Aku tak akan lagi menanyakan apapun padamu. Aku ingin kembali menenangkan hati Kembali pada Illahi mungkin belum terlambat. Akhi, jika kau tak bisa mamahami pintaku ini, maka MINTALAH AKU PADA ORANGTUAKU DAN HALALKAN AKU BAGIMU !! hehehh ^.^

Kini aku menyadari …
Dan kini, aku semakin tertunduk dalam-dalam….
Aku kembali Mencoba, menerka isi hati…
Mendadak aku semakin pilu… tergugu dalam kesendirianku…

Dan seketika itu pun aku mendapatkan sebuah nasehat
“Bgitulah dilemanya seorg gadis, ia hnya bisa berkata,kenapa bukan ak yg dipilih? Tp yakinkan dirimu bahwa engkau muslimah yg tangguh,jangan cengeng. Ingat, jangan bermain-main dengan perasaan karena itu akan membuat dirimu lemah. Menangislah, jika itu bisa meringankan bebanmu.Menangis adalah pelampiasan jiwa dari hati yg sekarat. Pernahkah kamu menangisi dosa-dosamu..?? Menangis krn takut padaNYA? bukankah nabi kita sudah brsabda,api neraka tdk mampu menyentuh orang yg meneteskan airmta krn takut kpd Allah.”

Aku menangisssssss…..
melebur semua air mataku ketika aku mendapat nasehat itu..
Astaghfirullah Adakah Allah dalam tiap langkah kakiku… adakah Allah dalam tiap pandangan mataku… adakah Allah dalam tiap ucap lisanku…. adakah Allah dalam tiap ikhtiarku di jalan ini….

Astaghfirullah …
Sungguh… betapa aku tak bisa…
Berkata-kata lagi.. aku cemburu padamu, Tapi aku tak pernah sadar bahwa ada yang lebih cemburu , Dia cemburu jika aku seperti itu…

Kini cemburuku bukan kepadamu lagi akhii
Aku gantikan kata cemburuku, cemburu yang pantas …
Aku cemburu pada mereka wanita shalihah yang selalu menghiasi dunia …
Kini akan ku buktikan BUKAN AKU YANG HARUS CEMBURU PADA BIDADARI ,TAPI BIDADARI YANG HARUS CEMBURU PADAKU ..InsyaAllah ^_^

Karena aku juga cemburu,..
karena akhlaq para shahabiyah yang kini telah menawan hatiku…
Karena aku begitu cemburu,
karena ku inginkan rasa malu itu menjadi penghias akhlaq dan keimananku,.. yang menjadikan Khodijah, Aisyah, Fatimah, Hafsah dan shahabiyah yang lain lebih terjaga oleh rasa melebihi terjaganya seorang gadis dalam pingitan. Sungguh kini…. aku benar-benar CEMBURU . . . . .
C.E.M.B.U.R.U padamu ukhty
pada Ukhti Sholehah karena akhlaqmu yang begitu menawan itu
Karena itu Aku Cemburu…..

Barakallahu Fiikum , Banyak sayang dan cinta ^_^

Label: 0 komentar |
fnc muslimah


Kita mungkin berkata kita percaya dg segala ketetapanNya, tetapi apabila datang dugaan-dugaan tertentu, ada yang akan coba bertindak seolah-olah tidak dapat menerima ketentuan Allah Subhanahu wa ta'aala. Firman-Nya di dalam surah Hud ayat 9,

“Dan demi sesungguhnya! Jika Kami rasakan manusia sesuatu pemberian rahmat dari Kami kemudian Kami tari
k balik pemberian itu daripadanya, mendapati dia amat berputus asa, lagi amat tidak bersyukur.”

Orang yang berusaha dengan niat untuk beramal akan “berasa lain” sekiranya mereka gagal mencapai matlamat. Mereka akan sentiasa berasa tenang walaupun didatangi kesusahan atau kesenangan. Mereka terdiri daripada golongan yang bahagia di dunia dan sedang menanti kebahagiaan di akhirat. Tiada satu perkara yang berlaku pada diri mereka yang dapat menggugat ketenangan itu.

Sebaliknya, mereka yang berusaha untuk kebahagiaan dunia mungkin akan merasa bahagia apabila matlamat tercapai. Namun sekiranya gagal, mereka akan berasa amat dukacita. Sekiranya mereka kehilangan sesuatu, mereka akan bermatian-matian untuk mempertahankan atau mendapatkannya semula. Sekiranya mereka gagal mendapatkannya semula, hati mereka akan berasa gelisah dan hidup mereka mula menderita. Lalu mereka menyalahkan orang lain dan akhirnya menyalahkan Tuhan.

Jika seseorang itu jodoh kita, dia tetap jodoh kita. Jika seseorang itu bukan jodoh kita, dia tetap bukan jodoh kita, walaupun apa pun yang kita lakukan, tidak ada gunanya memaksa diri mempertahankan. Dengan menyerahkan kepada ketentuan, lazimnya Tuhan akan membuka jalan-jalan yang tidak pernah kita fikirkan.

Mempercayai takdir bukan bermaksud berputus asa. Frasa “putus asa” sepatutnya tidak wujud di dalam kamus hidup seorang mukmin. Kita tidak boleh berputus asa dalam mengharapkan rahmat Allah.

Perbanyakkan doa untuk kebaikkan. Sebarang usaha perlu dijalankan dengan kaedah yang betul. Ada sesetengah orang yang ditinggalkan kekasih atau suami lalu cuba mendapatkan semula dengan kaedah mengumpat, memfitnah dan memburukkan orang lain.

Sebaliknya, sekiranya mereka berhenti seketika untuk berdoa dan bermuhasabah diri serta menerima ketentuannya, lebih banyak manfaat dapat diperolehi. Salah satu daripadanya adalah ketenangan, selanjutnya adalah iman. InsyaAllah.

Sumber FP : Kupilih Dermaga-Mu Untuk Pelabuhan Cintaku
fnc muslimah

Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku.

Dengan wudhu aku kau sentuh dalam keadaan suci.


Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari.

Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari.

Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra.

Sekarang engkau telah dewasa...

Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku...

Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah...

Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu.

Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?


Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimana menyimpannya.
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu.

Kadang kala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa.

Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan.

Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian.

Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.


Dulu...pagi-pagi...surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman.

Sore harinya aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu disurau.....

Sekarang... pagi-pagi sambil minum kopi...engkau baca Koran pagi atau nonton berita TV.


Waktu senggang…engkau sempatkan membaca buku karangan manusia.

Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.

Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan...

Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surah-surahku (Basmalah).


Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi.

Tidak ada kaset yang berisi ayat Allah yang terdapat padaku di laci mobilmu.

Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu.

Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku.

Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja.


Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu.

Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantun.

E-mail temanmu yang ada ayat-ayatku pun kadang kau abaikan.

Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu.

Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku.

Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV.


Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk.

Waktupun cepat berlalu... aku menjadi semakin kusam dalam lemari.

Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu.

Seingatku hanya awal Ramadlan engkau membacaku kembali.

Itupun hanya beberapa lembar dariku.

Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu.

Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku.

Apakah Koran, TV, radio, komputer, dapat memberimu pertolongan?


Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba.

Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhanNya.

Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya.


Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu...

Setiap saat berlalu... kuranglah jatah umurmu...

Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu.

Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu.

Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu.


Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati...

Di kuburmu nanti....

Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan.

Yang akan membantu engkau membela diri.

Bukan koran yang engkau baca yang akan membantumu.

Dari perjalanan di alam akhirat.

Tapi Akulah "Qur'an" kitab sucimu.

Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu.


Peganglah aku lagi... bacalah kembali aku setiap hari.

Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci.

Yang berasal dari Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui.

Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah.


Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu...

Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam laci mobilmu.

Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu.

Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu.

Sentuhilah aku kembali...

Baca dan pelajari lagi aku...

Setiap datangnya pagi dan sore hari.

Seperti dulu....dulu sekali...

Waktu engkau masih kecil, lugu dan polos...

Di surau kecil kampungmu yang damai.


Jangan aku engkau biarkan sendiri...

Dalam bisu dan sepi....

Maha benar Allah, yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.


Sumber : oleh Astia - أستي نور الجنة facelim





fnc muslimah

Seorang wanita sempurna seperti setangkai mawar berduri, dan kesempurnaan mawar adalah pada durinya, semua kisah, puisi, syair dari klasik hingga post modern memberi tajuk "mawar berduri" untuk gambaran kesempurnaan bunga.
Namun terkadang orang menganggap duri pada mawar mengganggu, merusak, bahkan mengurangi keindahan kelopak mawar. Padahal justru dengan duri itulah setangkai mawar jadi sempurna terjaga, terlindungi, dan tak di petik sembarang orang.
Mawar adalah wanita, sedangkan duri pada mawar adalah aturan yang melekat dari Allah bagi seorang wanita.

Banyak orang mengatakan aturan yang Allah buat untuk wanita mengekang, sulit jodoh hingga sulit mendapatkan pekerjaan. Padahal seperti duri pada mawar justru aturan itu yang melindungi, menjaga dan membuat seorang wanita mulia, seperti duri yang jadi penyempurna wanita.

Dan jika mawar berduri adalah mawar sempurna, pastinya wanita dengan aturan yang melekat dari Allah pula wanita yang sempurna.
Seorang wanita sempurna seperti mawar berduri di tepi jurang, bukan mawar di tengah taman, jika mawar ada di tengah taman cenderung semua tangan bisa memetiknya.
Dari orang biasa hingga orang kurang-ajar yang nekat memetik walaupun ada tulisannya, "Dilarang Memetik Bunga", walau ada larangannya orang tetap berani memetik, toh di bawah tulisan larangan itu hanya tertulis ancaman, "Denda sekian puluh ribu rupiah atau kurungan sekian bulan", tapi jika ada di tepi jurang tentu tak semua tangan berani menyentuhnya.
Maka wanita, tumbuhlah di tepi jurang, hingga tak sembarang tangan lelaki bisa mencolekmu. Hingga jika pun suatu saat ada seorang lelaki memetikmu, pastilah lelaki yang paling berani berkorban untukmu, bukan sembarang tangan, bukan sembarang orang, bukan sembarang lelaki, karena wanita bukanlah barang murah yang boleh di sentuh seenaknya. Bukan barang hiasan yang bisa di petik dengan ancaman kecil. Semoga kita bisa mengambil hikmah dalam setiap kejadian.



fnc muslimah
Saat syahadatku sebatas ucapan..


Saat sholat-ku sabatas gerakan..

Saat shaum-ku sebatas kewajiban..

Saat zakat-ku sebatas keharusan..

Saat Haji-ku sabatas kebanggaan..

Saat itu pula... Ke”sia-sia”an terbesar ada pada diriku..!



Saat Islam-ku sebatas pakaian..

Saat iman-ku sebatas ucapan..

Saat Ihsan-ku sebatas pengetahuan..

Saat itu pula... Ada penipuan terbesar dalam diriku..!



Saat kematian dianggap hanya cerita,

Saat neraka dianggap hanya berita..

Saat siksa diangggap hanya kata..

Saat itu pula... Kesombongan terbesar ada padaku..!

Saat takdir dianggap tak mungkin..

Saat hidup kembali dianggap mustahil..

Saat Tuhan dianggap nihil..

Saat itu pula... Kedurhakaan terbesar ada pada diriku..!



Bukankah aku memiliki qolbu?

Bukankah aku memiliki jasmani?

& bukankah aku memiliki akal budi?

Yaa اَللّهُ..,Ƴαα ŔÕϐϐ.., bimbinglah Hamba dalam mengharmonisasi ketiganya..!!

fnc muslimah

Apa kabar jiwamu duhai engkau yang selalu berdiam diri


Apa kabar hatimu duhai engkau yang dulu selalu mengisi hari-hariku

Apa kabar duhai engkau yang selalu ada baik suka maupun duka

Duhai Apa kabar sahabat sejatiku…

Sehat kah Engkau, Baik kah engkau duhai sahabatku…

Sahabat sejatiku…

Teramat lama kita tak saling tegur sapa, walau sekedar ucap “Apa Kabar?”

Teramat lama kita tak bersama lagi, teramat lama pula kita tak saling bersilaturahmi.

Teramat lama aku ingin mengatakan ini, teramat lama pula ku rasakan sepi tanpa dirimu disisiku sahabatku, dan teramat lama pula aku menahan sesak di hati ini.

Teramat lama aku ingin berucap Maafkanlah aku duhai sahabat sejatiku…

Mengapa kau tak saling tegur sapa denganku, mengapa kau tak lagi mau berteman denganku, atau apakah mungkin engkau masih menyimpan luka diantara kita, masihkah engkau merasakan semua itu, masihkah engkau tak mau memaafkan sahabatmu ini?.

Allah saja Maha Memaafkan, mengapa kita tak saling memaafkan, sudah menjadi Tuhan Kecilkah engkau?. Jika tidak maka maafkanlah aku

Bukankah Rasulullah Bersabda “Laa yadkhulul jannah qoothi’un yagni qoothi’u rrohimi : Tidak akan masuk surga bagi orang yang memutuskan tali silaturahmi” (HR. Bukhori & Muslim)

"Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan mempergunakan namaNYa karena saling meminta satu sama lai, dan periharalah hubungan silaturahmi" (QS. An-Nisaa (4:1)

Bukankah kemarahan adalah api yang sanggup membakar dan menghanguskan. Kemarahan yang bercampur sedih, kecewa, dan putus asa, justru akan membakar dirimu sendiri, membungkam mulutmu, dan mangatupkan bibirmu.

Bukankah kita harus saling memberi maaf terhadap orang yang menyakitimu, bersabar atas ujian dan derita, menahan marah karena marah adalah api neraka yang sanggup membakar jiwamu?

Bukankah bukan kesabaran jika masih mempunyai batas, dan bukan keikhlasan jika masih merasakan sakit?...

Tapi mengapa sampai saat ini kau belum memaafkan aku sahabatku…

Mengapa hanya berucap di bibir saja kata maaf itu, tapi setelah itu kau tak lagi ingin berteman denganku…

Maafkan aku karena kesalahanku terhadapmu,

Maafkanlah aku mungkin aku tak pernah mengerti arti dari persahabatan, yang tak pernah mengukir semua kebaikanmu dihatiku. Maafkanlah aku sahabatku mungkin aku tak pernah adil terhadapmu …

Kini baru aku sadari arti dari sebuah kata Persahabatan, tentang arti kehilangan seorang sahabat sejati,

Aku sungguh sangat bodoh tak mengerti akan arti hadirmu dan hatimu, tak menyadari artinya di hargai dan menghargai dengan cara yang benar yang menurutmu benar dihadapanmu dan tak mengerti akan ketulusan seorang sahabat…

Sahabatku sampai kapan kau akan terus berdiam diri, tidakkah ada maaf darimu untukku…

Kau seharusnya mengerti tak semua hati mudah untuk dimengerti dan dipahami.

Kapan pintu hati itu terbuka kembali lagi, dimana hati itu selalu tersenyum, tidak seperti saat ini yang selalu membeku seperti es yang tak pernah mencair…

Bisakah hati itu tersenyum kembali untukku sahabatmu ini, tersenyum seperti hati yang selalu mudah tersenyum, tertawa bersama lagi…

Sahabat sejatiku…

Dikala aku terlelap dan terjaga dan ku bermimpi, bermimpi akan kehadiran dirimu

Kau selalu berikan pancaran sinar harapan, tuk bisa tertawa, menangis bersama lagi

Kau ulurkan tanganmu kepadaku, tapi mengapa saat ku raih dan ku temukan bayanganmu,

Kau lambaikan tangan untukku.

Disaat ku tersentak dan terjaga ku tersadar semua hanyalah mimpi.

Dan saat itu pula aku bertanya pada lubuk hatiku kapankah kau kembali sahabatku…

Hai langit, hai bulan, hai bintang. aku merindukan dia sahabatku, sahabat sejatiku…

Buka-kan-lah Hati sahabatku untuk memaafkan segala kesalahanku

Duhai sahabatku, maafkanlah aku, semoga kau tetap terjaga dalam lindungan-Nya Amiin

***

Semoga kata-kata diatas membuka hati Bagi sahabat yang sedang merasa kecewa akan sikap sahabat atau siapapun ,yang tengah merasa tersakiti oleh sahabatmu atau siapapun juga dan kau tak pernah meminta maaf atau pun memaafkannya dengan hati penuh keikhlasan , maka maafkanlah, berilah maaf kepada orang yang menyakitimu, bersabarlah dengan hatimu, sebab sabar akan menerbitkan cahaya dalam hatimu ^_^

saudaraku... saat kita berbuat salah, maka akuilah kesalahan kita dan mintalah maaf atas kesalahan yang kita lakukan kepada saudaramu seiman. hilangkanlah rasa malu dan gengsi untuk mengakui kesalahan yang kita lakukan.

ketahuilah! Keberanian mengakui dan meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan adalah perbuatan yang terpuji dan disukai oleh Allah Subhanahu Wata'ala.
sahabatku... Dia menunggu Maafmu dan Menunggu Permohonan Maafmu, sekarang temuilah, bersilaturahmilah kepada orang yang telah kau sakiti ataupun yang telah menyakitimu, minta maaf lah dan berilah maaf untuknya. .. Bukankah ada Habluminallah dan Habluminannas, Insyaallah engkau pun mendapat Maaf dari Allah Subhanahu’wata’ala…

Tiada ungkapan perpisahan dalam persahabatan walaupun maut menjadi pemisahnya, karena seorang SAHABAT itu terlalu istimewa dalam do’a saudaranya yang lain tanpa bayangnya

fnc muslimah

Yaa اَللّهُ.., mungkin aku tidaklah sebermanfaat mentari..,


Tapi izinkan aku menjadi seikhlas mentari.., Yang terus memberikan sinarnya..,

Walau mungkin manusia mengutuki teriknya..!


Ƴαα..ŔÕϐϐ.., mungkin aku tidaklah seindah teratai..,

Namun izinkan aku menjadi seteguh teratai.., Yang istiqomah dalam keindahannya..,

Walau berada di tengah-tengah air yang berlumpur..!


Yaa Rahman.., izinkan aku menjadi sesejuk gerimis..,

Yang membasahi tanah yang kerontang.., membasuh rumput dan pepohonan..!


Yaa اَللّهُ.., mungkin aku tidaklah seberisi padi..,

Tapi izinkan aku menjadi se-tawadhu padi.., Yang semakin merunduk dalam keberisian..!


Yaa Rabbul'izzati.., kuatkan aku dalam kesabaran..,

Ditengah hujan yang mengguyur..,

Dalam hempaan angin yang menerpa..,

Dan gelegar guntur yang menciutkan hati..,

Hingga pelangi-Mu nampak di ketinggian langit..!

fnc muslimah

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarrakatuh

Teruntuk Bundaku tersayang...

Dear Bunda...

Bagaimana kabar bunda hari ini? Smoga bunda baik-baik saja...nanda juga di sini baik-baik saja bunda... Allah sayang banget deh sama nanda. Allah juga yang menyuruh nanda menulis surat ini untuk bunda, sebagai bukti cinta nanda sama bunda....

Bunda, ingin sekali nanda menyapa perempuan yang telah merelakan rahimnya untuk nanda diami walaupun hanya sesaat...

Bunda, sebenarnya nanda ingin lebih lama nebeng di rahim bunda, ruang yang kata Allah paling kokoh dan paling aman di dunia ini, tapi rupanya bunda tidak menginginkan kehadiran nanda, jadi sebagai anak yang baik, nanda pun rela menukarkan kehidupan nanda demi kebahagiaan bunda. Walaupun dulu, waktu bunda meluruhkan nanda, sakit banget bunda....badan nanda rasanya seperti tercabik-cabik... dan keluar sebagai gumpalan darah yang menjijikan apalagi hati nanda, nyeri, merasa seperti aib yang tidak dihargai dan tidak diinginkan.

Tapi nanda tidak kecewa kok bunda... karena dengan begitu, bunda telah mengantarkan nanda untuk bertemu dan dijaga oleh Allah bahkan nanda dirawat dengan penuh kasih sayang di dalam syurga Nya.

Bunda, nanda mau cerita, dulu nanda pernah menangis dan bertanya kepada Allah, mengapa bunda meluruhkan nanda saat nanda masih berupa wujud yang belum sempurna dan membiarkan nanda sendirian di sini? Apa bunda tidak sayang sama nanda? Bunda tidak ingin mencium nanda? Atau jangan-jangan karena nanti nanda rewel dan suka mengompol sembarangan? Lalu Allah bilang, bunda kamu malu sayang... kenapa bunda malu? karena dia takut kamu dilahirkan sebagai anak haram... anak haram itu apa ya Allah? Anak haram itu anak yang dilahirkan tanpa ayah... Nanda bingung dan bertanya lagi sama Allah, ya Allah, bukannya setiap anak itu pasti punya ayah dan ibu? Kecuali nabi Adam dan Isa? Allah yang Maha Tahu menjawab bahwa bunda dan ayah memproses nanda bukan dalam ikatan pernikahan yang syah dan Allah Ridhoi. Nanda semakin bingung dan akhirnya nanda putuskan untuk diam.

Bunda, nanda malu terus-terusan nanya sama Allah, walaupun Dia selalu menjawab semua pertanyaan nanda tapi nanda mau nanyanya sama bunda aja, pernikahan itu apa sih? Kenapa bunda tidak menikah saja dengan ayah? Kenapa bunda membuat nanda jadi anak haram dan mengapa bunda mengusir nanda dari rahim bunda dan tidak memberi kesempatan nanda hidup di dunia dan berbakti kepada bunda? Hehe,,,maaf ya bunda, nanda bawel banget... nanti saja, nanda tanyakan bunda kalau kita ketemu

Oh ya Bunda, suatu hari malaikat pernah mengajak jalan-jalan nanda ke tempat yang katanya bernama neraka. Tempat itu sangat menyeramkan dan sangat jauh berbeda dengan tempat tinggal nanda di syurga. Di situ banyak orang yang dibakar pake api lho bunda...minumnya juga pake nanah dan makannya buah-buahan aneh, banyak durinya...yang paling parah, ada perempuan yang ditusuk dan dibakar kaya sate gitu, serem banget deh bunda.

Lagi ngeri-ngerinya, tiba-tiba malaikat bilang sama nanda, Nak, kalau bunda dan ayahmu tidak bertaubat kelak di situlah tempatnya...di situlah orang yang berzina akan tinggal dan disiksa selamanya. Seketika itu nanda menangis dan berteriak-teriak memohon agar bunda dan ayah jangan dimasukkan ke situ.... nanda sayang bunda... nanda kangen dan ingin bertemu bunda... nanda ingin merasakan lembutnya belaian tangan bunda dan nanda ingin kita tinggal bersama di syurga... nanda takut, bunda dan ayah kesakitan seperti orang-orang itu...

Lalu, dengan lembut malaikat berkata... nak,kata Allah kalau kamu sayang, mau bertemu dan ingin ayah bundamu tinggal di syurga bersamamu, tulislah surat untuk mereka... sampaikan berita baik bahwa kamu tinggal di syurga dan ingin mereka ikut, ajaklah mereka bertaubat dan sampaikan juga kabar buruk, bahwa jika mereka tidak bertaubat mereka akan disiksa di neraka seperti orang-orang itu.

Saat mendengar itu, segera saja nanda menulis surat ini untuk bunda, menurut nanda Allah itu baik banget bunda.... Allah akan memaafkan semua kesalahan makhluk Nya asal mereka mau bertaubat nasuha... bunda taubat ya? Ajak ayah juga, nanti biar kita bisa kumpul bareng di sini... nanti nanda jemput bunda dan ayah di padang Mahsyar deh... nanda janji mau bawain minuman dan payung buat ayah dan bunda, soalnya kata Allah di sana panas banget bunda... antriannya juga panjang, semua orang sejak jaman nabi Adam kumpul disitu... tapi bunda jangan khawatir, Allah janji, walaupun rame kalo bunda dan ayah benar-benar bertaubat dan jadi orang yang baik, pasti nanda bisa ketemu kalian.

Bunda, kasih kesempatan buat nanda ya.... biar nanda bisa merasakan nikmatnya bertemu dan berbakti kepada orang tua, nanda juga mohon banget sama bunda...jangan sampai adik-adik nanda mengalami nasib yang sama dengan nanda, biarlah nanda saja yang merasakan sakitnya ketersia-siaan itu. Tolong ya bunda, kasih adik-adik kesempatan untuk hidup di dunia menemani dan merawat bunda saat bunda tua kelak.

Sudah dulu ya bunda... nanda mau main-main dulu di syurga.... nanda tunggu kedatangan ayah dan bunda di sini... nanda sayang banget sama bunda....muach!

----------------------------------------------

STOP PACARAN and SEX BFORE MARRIED...

AVOID to ABORTION...!!!!!

ambil hikmah dari note ini....

syukron

This letter is created by : "Lutfi Muzayyanah"

(http://www.facebook.com/profile.php?id=1440602915)


Subhaanakalloohumma wa bihamdika, asyhadu allaa ilaaha illaa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik.
Wassalamu'alaikum wa rahmatullah wa barakatuh

fnc muslimah

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Assalamualakum warahmatullahi wabarakatuh
===========================

Note ini terinspirasi dari curhatan hati seorang sahabat..

Jangan pernah menyesal karena engkau telah melakukan kesalahan. Karena aku tahu engkau harus memilihnya. memang berat, namun itulah kenyataannya. Disatu sisi, engkau ingin bersamaku. Dan disisi yang lain engkau terpaksa harus melupakanku. Mungkin, kita mencintai diwaktu yang tidak tepat. Karena engkau dan aku tak pernah mencoba untuk menjalin sebuah hubungan….

Kuharap, engkau tak pernah menangis dalam kesendirian. Sekarang jalanilah apa yang telah menjadi pilihanmu. Semoga, cerita kita menjadi kisah yang indah. Walaupun tidak pernah ada kebersamaan diantara kita. Jika ada kebaikan untuk diungkap, biarlah Allah Yang MAha Mulia yang akan menyingkap tabirnya. Tapi jika tidak ada kebaikan untuk diingat, lebih baik kita lupakan saja, kita kubur sampai ke perut bumi, kita jadikan pelajaran dan akan kita bawa sampai mati. Aku tidak akan penah melupakan hari - hari ketika kita pernah tertawa bersama, dan hari - hari ketika kita tak bisa menahan air mata…

Semoga, seiring waktu berjalan, kisah kita hanya tinggal sebuah cerita… Kadang, kita sedih ketika mengetahui orang yang kita sayangi ternyata menyayangi orang lain… Kadang, kita ingin menangis ketika mengetahui orang yang kita cintai tidak memiliki perasaan apapun kepada kita… Dan terkadang, kita marah melihat orang yang kita sukai bersama orang lain, padahal kita berharap dialah yang bersama kita…

Tapi, jika engkau benar - benar menyukai, menyayangi, dan mencintainya dengan sepenuh hati… Berusahalah… Membuatnya gembira dengan orang yang disayanginya… Membuatnya tertawa dengan orang yang dicintainya… Dan membuatnya agar selalu bersama dengan orang yang disukainya… Memang berat, namun itulah yang seharusnya…

HIDUP ADALAH PILIHAN.., begitu kata orang.

Maka pilihanmu sekarang adalah mengikhlaskannya bersama orang lain. Bukankah cinta itu identik dengan memberi..? maka jangan pernah menyesal dengan apa yg pernah kau beri. LUPAKAN DAN IKHLASKAN..insyaAllah itu akan membuat hatimu lebih tenang.

Percuma engkau mengharapkannya sementara dia hanya memberimu harapan yang hampa… Tapi percayalah, suatu saat nanti, dirinya akan menyadari bahwa ada seseorang yang pernah menyukainya, menyayanginya, dan mencintainya dengan sepenuh hati..

Kemudian… Dia akan sedih menyia-nyiakan orang yang dengan tulus menyayanginya… Dia akan menangis ketika mengetahui ada orang yang pernah mencintainya… Dan dia akan marah kepada dirinya sendiri karena tidak pernah bersama dengan orang yang serius menyukainya…

Sekarang buka matamu dan lihat disekitarmu… Adakah orang yang juga memiliki perasaan seperti itu kepadamu…??? Sementara kamu masih berharap dalam ketidak pastian…!!! Jika ada, maka jangan sia - siakan dia… jangan sampai engkaulah nantinya yang akan menyesal… Sayangi dan Cintailah dia dengan sepenuh hatimu, karena engkau tau bahwa dialah yang seharusnya bersamamu… dialah yang seharusnya engkau sayangi dan engkau cintai dengan sepenuh hatimu… Dan berusahalah untuk membuatnya selalu bahagia… Maka engkau akan memahami arti CINTA yang sesungguhnya…

Sekarang..mulai detik ini, yuk kita beralih cinta. Lebih baik kita cintai Allah dan RasulNya. Setelah itu, biarlah Allah yg akan menunjukkan siapa hambaNya yg terbaik buat kita. Dan tataplah dirimu kecermin lalu katakan dgn optimis sambil tangan terkepal : " Akan Kuhapus Namamu dengan NamaNYA"..!!! Oke, engkau pasti BISA saudaraku..^.^



Barakallahufikum..semoga bermanfaat

Banyak sayang dan cinta
Wassalamualaikum
----------------------

- Iftaistiany notes -

fnc muslimah
1. Doa perempuan lebih makbul daripada lelaki karena sifat penyayangnya yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah akan hal tersebut, jawab baginda, “Ibu lebih penyayang daripada bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia”.

2. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah mencatatkan baginya setiap hari dengan 1.000 kebajikan dan menghapuskan darinya 1.000 kejahatan.

 3. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah.

 4. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.

 5. Apabila telah lahir anak lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.

 6. Apabila semalaman ibu tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah memberinya pahala seperti memerdekakan 70 hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah.

 7. Barangsiapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seumpama orang yang sentiasa menangis karena takut akan Allah dan orang yang takut akan Allah, akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.

 8. Barangsiapa membawa hadiah, (barang makanan dari pasar ke rumah lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki. Maka barangsiapa yang menyukakan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak NabiIsmail.

 9. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu daripada suaminya(10.000 tahun).

 10. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa bulan Ramadhan,memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya, masuklah dia dari pintu syurga mana saja yang dikehendaki.

 11. Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 1.000 lelaki yang soleh.

 12. Aisyah berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah, siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita? Jawab Rasulullah, “Suaminya. “Siapa pula yang berhak terhadap lelaki?” Jawab Rasulullah, “Ibunya”.

 13. Apabila memanggil akan engkau dua orang ibu bapakmu, maka jawablah panggilan ibumu dahulu.

14. Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung diudara, malaikat di langit, matahari dan bulan semua beristighfar baginya selama dia taat kepada suami serta menjaga sembahyang dan puasanya.

 15. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dari mana-mana pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.

 16. Syurga itu di bawah tapak kaki ibu.

 17. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku Nabi SAW) di dalam syurga.

 18. Barangsiapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggungjawab, maka baginya syurga.

 19. Dari Aisyah r.a., Barangsiapa yang diuji dengan sesuatu daripada anak-anak perempuan lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka.


semoga kita menjadi mar’ah sholehah yang lebih baik dari dunia dan seisinya amiiin


Label: 0 komentar |
fnc muslimah

Ibu......

Dalam realita kehidupanmu.. Minimal ada seorang wanita yg sangat PEDULI kamu.. Pasti..!

Terlepas kamu setuju atau Tidak, terima atau tidak, Wanita ini ada..!

Dan ia adalah satu- satunya manusia di planet ini yg izinkan rahimnya kau tempati free of charge selama 9 bulan. Yang siap menahan sakit demi untuk kehadiranmu disini sekalipun nyawanya menjadi taruhan. Dalam membesarkanmu ia melewati hari-hari yang tidak gampang.. sering ia tidak tidur karena kamu sakit..dalam kebingungan ia hanya menangis dan berdoa karena panasmu yang tidak reda, atau kamu tidak buang kotoran. Ia tidak jijik dengan kotoranmu yang berselemak dibadannya bahkan ia tertawa lepas saat semua itu terjadi.

Tahun-tahun berganti..

Kini kamu sudah dewasa. Kamu sudah bisa kedokter kalau kamu sakit..

Dan status kamu pun kini sudah berubah

Kamu tidak butuh wanita itu lagi

Sekarang wanita itu sudah tua.. lamban, suka dengan cerita lama yang membosankan,

Nasihatnya selalu itu-itu saja..

Belum lagi bau badannya yang sering diprotes pacarmu/suami/istrimu/anak-anakmu. Komunikasi kalian payah...susah...!

Hai saudaraku..

Anda benar..wanita tua ini sering membosankan dan tak nyambung..tapi coba berdiamlah beberapa menit dalam hening...

Sejelek apapun dia.., orang lain boleh tidak suka dia. Tapi kamu tak boleh..sebab ia adalah ibumu

Dihari tuanya yg tak lama lagi.., bukan hartamu yang ia harapkan, ia tidak butuh apapun dari kamu. Ia hanya takut kehilangan kamu.. takut kamu tidak peduli dia lagi

Karena ia begitu mencintaimu

Ia sudah bahagia kalau kamu datang dan bertanya”apa kabar? Dan tanganmu mau mengelus dia”

Saudaraku maafkan dia kalau ia pernah melakukan hal yang mengecewakan kamu..

Percayalah ia pantas untuk kau cintai

Saudraku...

Waktu wanita tua itu tidak banyak lagi...

Dengarkanlah ini: jangan lagi bersuara keras padanya..

Dalam keadaan apapun.. itu akan sangat melukainya. Semoga kita mejadi anak yang sholeh.



fnc muslimah
Bismillaahirarhmaanirrahiim

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

==============================
Ya Ghaffar...

Ya Robb..

Ya Qahhar...


Benarlah... bila DIA hendak menguji hambaNya, Dia akan menguji dengan sebenar-benar ujian. Namun, qodratku hanyalah sebagai hambaNya yang lemah..di mana harus kucari kekuatan??

ujian.. ujian.. berbagai bentuk, segi dan rupa.. aku yakin, ujian itu “tarbiyah”, dan seharusnya aku merindukan “tarbiyah” itu..

ujian itu adalah tanda “sayang”-Nya padaku, namun ku mohon ya Allah, sebagai hamba yang lemah, tunduk sujudku padaMu, jangan uji aku di luar batas mampu dan sanggupku..

ya Allah.. ya Robb.. ku mohon lindungi diriku dari “kezaliman” yang akan ku lakukan sendiri. Sungguh Kau sebaik2 Pelindung dan Penolong bagiku di Dunia dan Akhirat..

Pernah satu ketika.. seorang sahabat menemuiku, mohon penjelasan yang lebih jelas tentang “cinta”.

Cinta..??? Cinta insani atau cinta Ilahi..?


Jawabannya : “cinta makhlukNya..”!

“Akhwat sahabatmu..?? “

Jawabannya : “ikhwanku..”!.


SubhanAllah.. mohon maghfirahMu ya Allah.. Yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya.

" insyaAllah..selalu ada jodoh untukmu ukhtie. Usah dirisaukan tentang jodohmu ya..” hiburku.

“ ana tahu, tapi bukankah kita perlu berikhtiar??”

“ berikhtiar? Ya.. “ jawabku ringkas.

“ anti dah berikhtiar..?? “ aku bertanya.

“ ana..?? si ‘dia’ bagaimana?” dia malah balik bertanya.

“ maksud anti..?” tanyaku.. seakan tidak mengerti, walau aku tahu siapa “dia” yang di maksudkan.

“ana dengar dia dah bertunangan. Benar?” Tanyaku.

Diam.....Hening dan sunyi.

Aku mengulum senyum.. ku tinggalkan persoalan itu tanpa menjawabnya...

Kepada saudariku yang ku kasihi dan sayangi..,

telah tercatat nama seseorang di LAUH MAHFUZ untukmu sayang....

telah Allah tentukan untuk dirimu seseorang yang akan jadi “sayap kiri” perjuanganmu...

Namun ukhtieku fillah, siapalah kita untuk menentukan.. melainkan DIA..

Hanya DIA yang tahu bila kita akan di pertemukan antara satu sama lain.. di mana.. semuanya dalam pengetahuan Allah...

Bersabarlah ukhtieku yang sedang bermujahadah... apa ukhtie lupa.. Janji Allah itu kan pasti...

Ketahuilah ukhtieku fillah.. pribadi dirinya terletak pada ketinggian peribadimu...

Bukankah Allah telah berfirman dalam al-Furqan, surah anNur ; ayat 26, mafhumnya : “ ... perempuan-perempuan yang baik itu adalah untuk lelaki-lelaki yang baik, dan lelaki-lelaki yang baik itu adalah untuk perempuan-perempuan yang baik... “

Muslimah mana yang tidak menginginkan seorang “imam” yang soleh ukhtie?? Apa ukhtie tidak menginginkan itu???

Tapi sebelum dapat yang soleh.. kita mesti terlebih dahulu menabur benih-benih solehah dalam diri, sirami dengan akhlak Islamiyah...

Berusahalah ukhtie.. menjadikan dirimu WANITA yang UNGGUL di pandangan PENCIPTAMU..

Sambil terus berupaya mengekang NAFSU mu ukhty suci idaman setiap mujahid Islam...

Pagarilah dengan sifat MALU.. IMAN.. dan TAQWA..

Sebagaimana Baginda SAW mendidik puteri kandung kesayangannya, Fatimah Az-Zahra.. MALU itu di umpamakannya seperti pohon putri malu...

Teruslah bermujahadah ukhtieku...

insyaAllah.. mujahadah mu itu tidak akan sia-sia...

Karna dengan izin Yang Maha Berkuasa, anti akan di pertemukan dengan seorang Mujahid Islam...

“ ana sadari hakikat itu ukhtie.. memang penat untuk bermujahadah..." jawabnya setelah lama ia terdiam.

“ Tapi ingatlah ukhtie.. BALASANNYA pasti INDAH.. insyaAllah...Allah tidak pernah mensia-siakan do’a hambanya.... jangan pernah berhenti untuk berdo’a...mohonlah agar “dia” yang kau inginkan sebagai “imam” mu... yang kau yakini bisa memimpinmu sehingga ke Syurga abadi....akan menjadi kekasih halal bagi mu...."

Aku diam sejenak. lalu kulanjutkan setelah tak ada jawaban darinya,

“Jika sudah bertemu yang mampu menerima ukhtie apa adanya.. istikharohlah... mulailah dengan istikhorah dan sholat hajat.. minta Allah tunjukkan pada kita...bila sudah dapat jawaban yang pasti.. binalah “masjid” itu dgn kemampuan kalian masing-masing...

“ Yakinlah dengan hidayah yang Maha Esa ya sayang.... muhasabahlah dirimu selalu.. bertafakkur.. teruslah cari Ridha Ilahi dan RahmatNya...teruslah perbaiki dirimu...Laksanakan apa yang perlu kita laksanakan dulu..

“ Jangan risau.. Allah itu Maha ‘Adil......berbicaralah denganNya ukhtie.. letakkan harapanmu sepenuhnya pada Penciptamu, bukan pada ciptaanNya..."

Senyap... hening. dan bicara ku tenggelam ....

“ ukhti menangis..?" tanyaku.

“ Gak lah... “

“ Anti kecewa?? Ana dengar dia sudah berhijrah.. betul ??? “ tanyaku lagi.

“ Smoga Allah permudahkan segala urusannya.. mungkin ana bukan yang terbaik untuk dia. Dan mungkin dia juga bukan yang terbaik yang Allah tetapkan untuk ana....”

“ adikku sayang...” tak sadar kupeluk dirinya ketika kulihat airmatanya kembali jatuh.

“ Biarlah ku pendam luka yang lara ini, ukhtie ku fillah... “ jawabnya menegarkan diri, membalas memelukku.

Lalu akupun pamit. Kupercepat langkahku pulang.. meneruskan perjuangan... walau satu ketika dulu, aku juga pernah di uji dengan cinta Insani.. sampai suatu ketika aku tersadar, siapa aku sebenarnya di mata hamba yang bernama “manusia”.. hitungan jiwa juga cinta insani, sehingga hampir membutakan mataku dari cinta yang Maha Esa..

sesungguhnya Allah lebih Mengerti..

terima kasih ya Allah.. teruslah uji aku ya Allah dgn mengikuti kemampuan terbaikku, agar aku tidak lupa dan senantiasa mengingatiMu.. kerna “ujian” itu tanda KAU menyayangiku...

Yakinlah.. kita akan di uji daripada apa yang kita katakan.. jangan salahkan mereka yang terjebak dengan “cinta” sebelum “nikah” – “IMAN” itu yanqus dan yazid, bisa bertambah dan berkurang.. dan soal Iman itu, hanya Allah yang layak mengujinya..

Hari itu berlalu cepat dan diri ini berlari mengejar bahagia, mengharap sinarNya lalu tersungkur dalam derita dan duka. Tapi kubangkit kembali dengan harap dan doa, tetapi bila dipenghujung cerita diakhiri dengan sesal, hampa dan kecewa, jangan Putus harapan dari sinarNya sehingga kita belajar kembali bagaimana untuk memulai, walaupun tertatih menerima ukiran takdir atas sutera kehidupan.

Masa yang lalu itu juga akan mengajarkan diri kita bagaimana untuk meminta meski tahu mungkin akan kecewa juga, tetapi masa lalu itu juga yang menyadarkan diri bahwa meminta dan kecewa adalah nikmat yang perlu di nikmati dengan sabar.

Masa lalu yang tlah berlalu itu juga menjadi bukti betapa diri ini lemah tiada berdaya, tak pernah mampu untuk menghadapi apa saja yang tidak ada melalui impian, namun masa lalu itu juga yang mengajarkan bahwa inilah “sutera kehidupan”.

Masa lalu itu yang tidak hanya sepi dihias duka tetapi hari itu juga DIA hadiahkan cinta itu di penghujung sendu dan balutan kecewa. Hari itu yang berlalu membuatku takut untuk diri melukis impian pada langit nan indah itu karena bimbang pelangi yang berpaut pada awan kan sirna jua. Lalu cinta itu kubiarkan tanpa impian juga hiasan harapan, yang ada cuma memasrahkan diri ini kepada DIA sang pemilik segala cinta.

Hari itu yang berlalu melahirkan seorang insan yang tidak punya impian dan mimpi untuk hidup, segala yang ada cuma perkiraan untuk kembali kepada tuhan, dan menanam harapan untuk bertemu dan menatap wajahNya pada esok hari. Hari itu yang berlalu mengajarkan padaku bahwa cinta ini untuk diisi dan diukir dgn sinar kasih padaNYA sebagai bekal pertemuan kembali aku dan DIA, justru cinta itu kusimpan, lalu tumbuh bunga harapan untuk ku sulam cinta itu dengan sebuah ikatan.

Hari ini menyebabkan diri tegar menghadapi hari esok...Tuhan segalanya sudah kuserahkan padaMU apa yang akan menjadi takdirku.



Barakallahufikum..semoga bermanfaat,

Banyak sayang dan cinta

Wassalamualaikum

-----------------------

- Iftaistianynotes-



Label: 0 komentar |
fnc muslimah
Bismillaahirrahmanirrahim

Assalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh

=============ooo=============
Beberapa hari ini aku sudah sangat sering mengeluh, karena hampir satu pekan ini hati selalu diliputi dengan perasaan gelisah dan was-was. Ibadah yang banyak menurun, kualitas maupun kuantitas. Tilawah Qur’an, shalat dan dzikir yang hanya tinggal sebatas rutinitas yang tidak lagi meninggalkan kecapan rasa nikmat. Aku menyadari bahwa semakin merasa berat untuk meluangkan waktu di tengah malam untuk bertafakkur, berlama-lama dalam shalat dan mengisi waktu untuk berdzikir. Tidak jarang muncul keinginan untuk mempersingkat waktu shalat hingga bisa secepatnya dapat melakukan aktivitas lainnya.

Ketika futur menyapa, inilah janji seorang Muslimah yang tertuang dalam diarynya:

Dear di,,

Rasanya sekarang sudah saatnya untuk meniatkan diri membersihkan hati. Hari ini aku, 'Shaliha' mengakui bahwa selama ini masih punya sifat-sifat yang tidak terpuji.

Aku suka berprasangka buruk.

Padahal Allah SWT berfirman, sebagian dari prasangka itu adalah dosa. Aku memohon kepada Sang Pemilik Hati, agar kebiasaan itu hilang dan DIA menggantinya dengan hati yang selalu berprasangka baik. Ya Rabb, bantu Muslimah.

Aku suka marah tanpa sebab.

Aku berrjanji, setelah hari ini aku akan berusaha sekuat tenaga menahan diri agar selalu bisa mengendalikan amarah ini. Padahal marah adalah kendaraan setan untuk masuk kedalam kalbu manusia.

Aku suka iri kepada orang lain.

Ya Allah, aku sebenarnya iri kepada orang lain yang memiliki segalanya. Orang yang cantik, pintar dan kaya. Aku tahu itu salah, ya Allah. Semestinya aku segera menemukan kelebihanku sendiri yang pasti sudah ada, karena aku tahu Engkau telah memberikan kelebihan dan kekurangan pada masing-masing orang, tak satupun hambaMu yang Engkau sia-siakan. Bantu Muslimah untuk menghilangkan sifat ini, ya Allah!

Aku gampang sekali kecewa.

Betapa tidak bersyukurnya aku selama ini, ya Allah. Engkau telah memberikan Karunia yang tiada tara, tapi aku masih saja menyangsikanmu dengan sifat mudah kecewaku. Padahal kekecewaanku tersebut mungkin berasal dari usahaku yang belum maksimal atau terlalu mematok target terlalu tinggi sehingga berakibat besar pasak daripada tiang atau dengan kata lain nafsu besar tenaga kurang.

Aku masih suka santai.

Padahal waktu yang Engkau berikan harus kupertanggungjawabkan nantinya di akhirat. Semua orang diberi waktu yang sama, yaitu 24 jam. Ada yang bisa mengurus perusahaan besar bahkan mengurus negara, sedangkan aku?? Hanya mengurus diri sendiri saja masih keteteran. Astaghfirullah! Oleh karena itu, aku harus benar-benar tertib dalam memanage waktu yang telah Kau berikan.

Tolong Muslimah ya Allah, agar diri ini selalu menyadari betapa besarnya cinta-Mu.

Dan inilah JANJI MUSLIMAH :

• Sholat tepat waktu

• Lebih rajin membaca Al-Qur'an

• Bergaul dengan teman-teman yang baik

• Selalu berdzikir kepada-Mu

• Bersegera dalam berbuat baik

• Bersegera memohon ampun ketika salah
"Muslimah"

(Yang Selalu Ingin Berubah Menjadi Lebih Baik)

 
Barokallahufiikum. Semoga Bermanfaat

Jabat erat dan Salam hangat

Wassalamualaikum

Iftaistianynotes

 


fnc muslimah

Semalam aku mendengar sebuah lagu berjudul Muslimah yang dinyanyikan oleh Fitri Widjayanti, sebuah lagu yang mengungkapkan betapa mulianya seorang muslimah yang di ridhoi Allah, lagu dengan alunan yang sangat indah membuat bergetar siapapun yang mendengarnya berikut liriknya:


Muslimah berbahagialah, kita telah dilahirkan dengan mulia


Subhanallah, tuhan kan berkati surga itu dikelakan kaki ibu


REFF

Oh muslimah busanamu menutup rapi

Auratmu kau lindungi dengan indahnya

Oh muslimah kau rajin mengaji

Islam kau jadikan tuntunan sejati



Oh muslimah, dekatkanlah diri selalu pada ilahi demi cintaNya

Insya allah, tuhan kan memberi kecantikan yang sejati dalam ridhoNya

(back to reff)
 
 
Dalam lirik tersebut tersirat sebuah makna yang dalam, betapa islam begitu memuliakan seorang wanita, terutama wanita sholehah yang mau menutup dirinya, Allah menjanjikan kecantikan baik di dalam maupun diluar, Allah pun memberikan surga dikaki seorang ibu, karena itu bersyukurlah kamu menjadi seorang perempuan karena suatu saat nanti kamu akan menjadi ibu, dan tentunya harus menjadi muslimah sejati agar dapat mengajarkan kebenaran-kebanaran islam pada anakmu kelak. subhanallah...
fnc muslimah
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh


============================
Dikisahkan dari Imam Ali bin abi thalib berkata,: "Suatu hari, aku dan Fatimah melihat Nabi sedang menangis tersedu-sedu. Lalu kami bertanya: ”Ya Rasulullah, apa yang membuatmu menangis seperti ini” .
Rasulullah menjawab: ”Di malam Mi’raj,aku melihat sekelompok wanita dari umatku dalam keadaan tersiksa dengan siksaan yang pedih hingga membuatku menangis. Aku melihat perempuan dalam keadaan rambutnya tergantung dan otaknya mendidih. Aku melihat perempuan yang lidahnya terjulur dan disiram dengan air neraka yang panas. Dan sebagian lagi memakan dagingya sendiri, di bawah badan mereka ada api yang menyala, dan sebagian lagi kaki dan tangan dalam keadaan terikat,sedangkan ular dan kalajengking mengelilinginya. Dan wanita yang lainnya dalam keadaan tuli dan bisu dan dia ditaruh dalam peti yang penuh dengan api yang menyala. Otaknya keluar dari hidungnya dan badannya robek-robek sampai terpisah dari tulangnya. Dan berbagai siksaan-siksaan yang aku lihat di sana.”

Lalu Fatimah bertanya,”Ya Rasulullah, mengapa mereka di siksa oleh Allah SWT sedangkan mereka adalah wanita-wanita yang beriman?”.

Rasulullah menjawab: “Wahai Puteriku, wanita yang digantung rambutnya, adalah wanita yang tidak memakai Jilbab padahal kebenaran sudah disampaikan kepadanya, wanita yang lidahnya terjulur dan digunting dengan gunting raksasa adalah wanita yang menyakiti hati suaminya, wanita yang payudaranya di gantung adalah wanita yang tidak mau tidur dengan suaminya, wanita yang kakinya di gantung adalah wanita yang keluar dari rumah tanpa seizin suaminya, Wanita yang memakan dagingnya sendiri adalah wanita yang merias dirinya untuk orang lain ,wanita yang kakinya diikat dan di kelilingi ular dan kalajengking adalah wanita yang sholat dengan pakaian najis serta tidak mandi setelah haid atau bersenggama.

Wanita yang tuli dan bisu adalah wanita yang berbuat zina dan anak-anaknya di serahkan pada suaminya, wanita yang menggunting badannya sendiri adalah wanita yang membanggakan diri sendiri pada orang lain,wanita yang badannya dan mukanya terbakar dan dia memakan ususnya serta semua isi perutnya adalah wanita yang menyuruh orang lain berbuat zina, wanita yang kepalanya kepala babi dan badannya badan keledai adalah wanita yang suka berbohong dan mengadu domba, dan wanita2 telanjang yang bermuka anjing lalu api neraka dimasukkan dari duburnya dan keluar dari mulutnya adalah wanita yang suka bernyanyi ditempat-tempat maksiat ”.

Suatu hari Aisyah datang menghadap Nabi dan bertanya:”Ya rasulullah ,siapa yang paling berhak terhadap seorang perempuan?” Nabi menjawab:” Suaminya”. Aisyah bertanya: “siapa yang paling berhak terhadap seorang laki-laki” Nabi menjawab:”Ibunya”.

Dalam suatu riwayat Muadz bin Jabal datang dari syam lalu dia sujud dihadapan rasulullah. Rasulullah bertanya:”Apa yang sedang kamu lakukan”. Muadz menjawab:” Ini adalah adat buat kami, apabila seorang pemimpin datang, kami harus bersujud kepada pemimpin tersebut, dan akupun ingin bersujud padamu ya Rasulullah”.

Lalu Rasulullah bersabda:”Janganlah kalian bersujud terhadap sesama manusia. Dan seandainya sujud terhadap manusia itu di perbolehkan, maka aku akan memerintahkan perempuan untuk sujud pada suaminya. Dan aku bersumpah atas nama Allah tidak ada perempuan yang mengerjakan hak Allah kecuali dia mengerjakan hak-hak suaminya”.

Demikian pula Rasulullah Shalallahu’alaihi Wassallam pernah menangis ketika menyaksikan salah satunya cucunya yang nafasnya sudah mulai terputus-putus dan ketika putra beliau Ibrahim meninggal, air mata beliau menetes karena belas kasih beliau kepadanya. Beliau Shalallahu’alaihi Wassallam menangis ketika meninggalnya Ustman bin Madh’un, beliau menangis ketika terjadi gerhana matahari lantas beliau shalat gerhana dan beliau meenangis dalam shalatnya, kadang pula beliau menangis di saat menunaikan shalat malam.

Kerisauan Rasullah kepada kita ummatnya tidak terbatas ruang dan waktu, Beliau sangat mengkhawatirkan kita umatnya hingga dalam sholatnya pun kaki beliau bengkak hanya untuk mendoa’akan bagaimana seluruh manusia bisa selamat.



Barakallahufik..semoga bermanfaat

Wassalam

------------------------------

source:iftaistiany notes
fnc muslimah


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


====================================
Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari.

Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya.

Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu.
Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu.
Waktu terus berlalu.

Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya.

Suatu hari ia mendatangi pohon apel.
Wajahnya tampak sedih.

"Ayo ke sini bermain-main lagi denganku," pinta pohon apel itu.

"Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi," jawab anak lelaki itu.

"Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya."
Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak punya uang... tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu. "

Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita.

Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih.

Suatu hari anak lelaki itu datang lagi.

Pohon apel sangat senang melihatnya datang.

"Ayo bermain-main denganku lagi," kata pohon apel.

"Aku tak punya waktu," jawab anak lelaki itu.

"Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?"

"Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah. Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu," kata pohon apel.

Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira.
Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi.

Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.
Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi.

Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya.
"Ayo bermain-main lagi deganku," kata pohon apel.

"Aku sedih," kata anak lelaki itu.

"Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?"

"Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah ."

Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya.

Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu
Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian.

"Maaf anakku," kata pohon apel itu. "Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu."

"Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu," jawab anak lelaki itu.

"Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat," kata pohon apel.

"Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu," jawab anak lelaki itu.
"Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu. Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini," kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata.

"Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang," kata anak lelaki.

"Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu. "

"Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang."

Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon.

Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.


Sumber : Dikigid



Sahabat Fillah apa yang dapat kita ambil dari cerita tersebut adalah ini adalah tentang cerita kita semua
Pohon apel itu adalah orang tua kita.

Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita.

Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka (seperti sekolah yang jauh, merantau, dsb), dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan.

Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia.

Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu,

tetapi terkadang tanpa kita sadari begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.

Astagfirullahaladzim T_T
Orang inilah yang tiap hari bekerja keras untuk kesejahteraan kita, anak-anaknya.
Orang inilah, rela melakukan apa saja asal perut kita kenyang dan pendidikan kita lancar.
Sekarang, lihatlah ayah dan ibu anda ketika sedang tidur, bagaimana jika saat kita jauh tidak dissampingnya. Kita tak bisa lagi melihatnya karena sudah tidur untuk selamanya.
Rasakanlah getaran cinta yang mengalir deras ketika mengingat

betapa banyaknya pengorbanan yang telah dilakukan orang-orang itu untuk kebahagiaan anda.

cintailah orang tua kita, dengan sebenar-benarnya cinta

Sampaikan pada orang tua kita sekarang, betapa kita mencintainya; dan berterima kasih atas seluruh hidup yang telah dan akan diberikannya pada kita.

Bayangkanlah apa yang akan terjadi jika esok hari mereka “orang-orang terkasih itu” tak lagi membuka matanya, selamanya .

Aduhai ayah, ibu… terima kasih engkaulah pelita dalam hatiku..

Ya Allah Ya Ghoffar

Tak kuasa lagi aku merangkai kata ini…

Dan hanya permohonan yang tersisa dari lubuk hatiku yang penuh noda dan dosa dengan rahmatMu yang meliputi seggala sesuatu kasihinah aku dan kedua orang tuaku…

Demi RahmatMu yang mendahului murkaMu, daku bermohon, ampunilah dosa kedua orang tuaku

Duhai Dzat yang selalu mendengarkan jeritan inilah daku yang merendahkan diri dihadapanMu. T_T

Aamiin Ya Robbal Alamiin

Barakallahu Fiikum, Semoga Bermanfaat,Jika dirasa Bermanfaat silahkan di Share..

kritik dan saran dipersilahkan

Salam dan sayang penuh cinta untuk saudaraku semua ^_^
fnc muslimah

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh



==================================





Ada tamu tak diundang yang tiba-tiba hadir meramaikan suasana hidupku kali ini…

Ia datang menambah perbendaharaan rasa bagi jiwa muda dihatiku.

Hmmm aku tidak tahu sejak kapan warna merah muda dinobatkan sebagai warna cinta, tapi kali ini aku tengah merasakannya.

Cinta kadang mengungkap warna-warni baru dalam perasaan hati dan jiwa. Warna-warni yang belum dikenal selama aku berpetualang menjelajahi masa kanak-kanak.

Tapi…

Obat apa bagi kerinduan, kecuali pertemuan? Bila pertemuan tak bisa dilakukan, obat apa bagi rindu kecuali kerinduan itu sendiri?

Cinta dan Rindu menyatu dalam jiwa, melukis bayangan kekasih, dan memujanya.

Ketika cinta datang, kerinduan mengikuti. Ketika kerinduan datang terlebih dahulu, cinta pun menyatu. Bayangan kekasih berubah menjadi kerinduan.

Kerinduan membangkitkan cinta. Dia yang mencintai kerinduannya sendiri. Dan dia yang merindui, akhirnya merindui cintanya sendiri…

Dan Akhirnya

Sudah,,.

sudah 'ku temukan jawabannya.

Memang Sudah,,.

sudah 'ku temukan jawabannya.

Memang benar aku mencintaimu. Dan sepertinya kamu tidak begitu.

Oh, tenang. Aku tidak terluka. Aku hanya sedih. Bukan karena kamu belum mencintaiku, tapi karena aku membiarkan rasa ini berkembang terlalu besar. Bagaimana bisa aku memupuk hati dengan khayalan dan bukannya mimpi?



Seharusnya aku tahu bedanya khayalan dan mimpi. Ah, bodohnya aku.

Tak apalah.

Aku sedih bukan karena kamu belum begitu mencintaiku.

Aku hanya sedih karena aku tidak (belum) sempat mengenalmu lebih dalam mengenal dan MencintaiNYA.

Aku sedih karena kamu tidak mau melihatku untuk mencari jawaban.

Aku sedih karena aku mendapatkan jawaban tanpa kehadiran dirimu. Aku sedih karena merasa mencintaimu sendirian.



Di kesunyian dan keheningan malam aku menangis dihadapanNYA, bukan karena aku tak dicintai olehmu dan bukan karena untuk menyesali apa yang terjadi padaku,

Tapi aku menyesal kenapa aku belum menjadi hambaNYA yang ikhlas menerima kenyataan ini.

Tapi itulah hidup, adakalanya kita harus mengalami sesuatu yang pahit. Tetapi Apapun yang terjadi itulah yang terbaik buat aku meski aku harus sedih, kecewa dan merasa diperlakukan tidak adil oleh setiap insan.



***

Sahabat begitukah hati yang sedang merindu,dan merasakan patah hati????ng benar aku mencintaimu. Dan sepertinya kamu tidak begitu.

Sahabat  bila kau sedang merasakan hal itu jangan bersedih…

Ingatlah Rasulullah bersabda : “Cintailah kekasihmu sewajarnya saja karena bisa saja suatu saat nanti ia akan menjadi orang yang kamu benci. Bencilah sewajarnya saja karena bisa saja suatu saat nanti ia akan menjadi kekasihmu” (HR. At-Tirmidzi).



Ingatlah pula sepanjang hidupmu, berusahalah berpegang pada delapan wasiat para nabi. Kalimat itu adalah:

1. Jika kau beribadah pada Allah, jagalah pikiranmu baik-baik.

2. Jika kau berada di rumah orang lain, maka jagalah pandanganmu.

3. Jika kau berada di tengah-tengah majelis, jagalah lidahmu.

4. Jika kau hadir dalam jamuan makan, jagalah perangaimu.

5. Ingatlah Allah selalu.

6. Ingatlah maut yang akan menjemputmu.

7. Lupakan budi baik yang kau kerjakan pada orang lain.

8. Lupakan semua kesalahan orang lain terhadapmu.



Rasulullah Saw pernah bersabda,



“Maukah aku ajarkan kepada kalian beberapa kalimat yang diucapkan oleh Nabi Musa ketika menyeberangi laut bersama Bani Israil ? ”Kami (para sahabat) menjawab, “Tentu saja mau, Ya Rasulullah ! “Beliau besabda, “Bacalah, “Allahumma lakal hamdu wailaikal musytakaa, wa antaal musta’aan wa laa haula wa laa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim (Ya Allah, segala puji hanya bagi-Mu, hanya kepada-Mu lah kami memohon pertolongan., Tiada daya (untuk menjauhi ma’siat ) dan tiada keuatan (untuk tha’at ), kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung). “(THR. ‘Abdullah bin Mas’ud Ra.)



Sahabat ingatlah nasihat ‘Abdullah bin Mas’ud Ra, “Betapa banyak manusia yang di hukum secara berangsur – angsur melalui kesenangan yang diberikan kepadanya

Sahabat ingatlah nasihat ‘Abdullah bin Mas’ud Ra, “Betapa banyak manusia yang di hukum secara berangsur – angsur melalui kesenangan yang diberikan kepadanya…”



Jadi bergembiralah wahai sahabat karena Allah Swt tidak meletakkan kebahagiaan itu pada harta kekayaan, kedudukan, dan kemuliaan duniawi lainnya. Carilah kebahagiaan kakiki. Dan bukanlah dunia ini memang bukan akhir perjalanan kita ? Manusia yang berbahagia adalah mereka yang meiliki hal – hal berikut ini :



• Hati yang meyakini bahwa Allah senantiasa bersamanya,

• Jiwa raga yang sabar, dan

• Sikap qana’ah dengan apa yang dimiliki. Qana’ah adalah menerima pemberian Allah dengan hati ridha dan tidak risau dengan apa yang lepas dari tangan-Nya (tidak dimilikinya)



Sahabat Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat.

Apabila CINTA tdk berhasil,

BEBASKAN dirimu!!!

bebaskan dirimu seperti burung-burung yang terbang dengan bebasnya dengan hati dan jiwa…

Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang k'alam bebas LAGGGGGGIIIII......

Ingatlah,,,

bahwa kamu mungkin menemukan CINTA dan kehilangannya...

Tapi,,,,ketika CINTA itu mati....

Kau TIDAK PERLU mati bersamanya...

. . . . . . . . . . lihatlah titik jejak ini!!!

ini bukan menuntunmu pada suatu titik henti, tapi untuk terus jalan menuju titik yang tak akan pernah henti yang tak akan membuatmu sedih dan menatap keindahan yang telah Allah persiapkan padamu di depan sana. Keep Hamasah Wa Istiqamah Saudaraku… ^_^



Barakallahu Fiikum, Semoga Bermanfaat

Wassalamu’alaikim Wr.Wb

Banyak Sayang dan Cinta ^_^





Source in iftaistiany notes/page/facebook